Harap Berhati-hati! Ini Gejala yang Muncul Jika Terpapar Virus Nipah

Kamis, 28 Januari 2021 | 14:24 WIB
Ilustrasi (istockphoto) Ilustrasi (istockphoto)

RIAU24.COM - Belakangan ini, virus nipah (NiV) cukup menjadi perhatian. Virus nipah sendiri merupakan virus zoonosis yang artinya dapat menyebar antara hewan dan manusia.

Seperti dilansir dari Okezone.com, untuk diketahui, kelelawar buah atau disebut juga flying foxes, merupakan hewan reservoir untuk virus nipah di alam. Virus nipah juga diketahui menyebabkan penyakit pada babi dan manusia.

Infeksi virus nipah dikaitkan dengan ensefalitis (pembengkakan otak) dan dapat menyebabkan penyakit ringan hingga parah atau bahkan kematian. Wabah terjadi hampir setiap tahun di beberapa bagian Asia, terutama Bangladesh dan India.

Infeksi virus tersebut dapat dicegah dengan menghindari paparan terhadap babi dan kelelawar yang sakit di daerah yang terdapat virus nipah. Kemudian tidak meminum nira kurma mentah yang dapat terkontaminasi kelelawar yang terinfeksi.

Baca Juga: Apa Yang Dapat Terjadi Pada Tubuh, Jika Anda Menambahkan Sirup Maple Saat Sarapan Setiap Pagi

Seperti dijelaskan dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), infeksi virus nipah dapat menimbulkan gejala ringan hingga berat, antara lain pembengkakan otak (ensefalitis) dan berpotensi kematian.

Gejala biasanya muncul dalam 4 sampai 14 hari setelah terpapar virus nipah. Penyakit ini awalnya muncul dalam bentuk demam dan sakit kepala selama 3 hingga 14 hari. Lalu sering kali mencakup tanda-tanda penyakit pernapasan seperti batuk, sakit tenggorokan, dan kesulitan bernapas.

Fase pembengkakan otak (ensefalitis) dapat terjadi, di mana gejalanya dapat berupa kantuk, disorientasi, dan kebingungan mental yang bisa dengan cepat berkembang menjadi koma dalam 24 sampai 48 jam.

Baca Juga: 8 Hal Tidak Menyenangkan yang Mungkin Bisa Anda Cegah Jika Mulai Makan Paprika Setiap Hari

Adapun gejala awal jika terpapar virus nipah adalah sebagai berikut:
- Demam
- Sakit kepala
- Batuk
- Sakit tenggorokan
- Sulit bernapas
- Muntah

Kemudian gejala yang parah juga bisa terjadi, seperti:
- Disorientasi, mengantuk, atau kebingungan
- Kejang
- Koma
- Pembengkakan otak (ensefalitis)

Kematian dapat terjadi pada 40–75 persen kasus virus nipah. Efek samping jangka panjang pada orang yang selamat dari infeksi virus nipah telah dicatat, termasuk kejang yang menetap dan perubahan kepribadian.

Infeksi yang menyebabkan gejala dan terkadang kematian setelah terpapar (dikenal sebagai infeksi tidak aktif atau laten) juga telah dilaporkan berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun setelah terpapar.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...