Menu

Pengadilan Belgia Memenjarakan Seorang Diplomat Iran Selama 20 Tahun Karena Kasus Ini

Devi 5 Feb 2021, 08:03
Foto : Al Arabiya
Foto : Al Arabiya

Saeed Khatibzadeh, juru bicara kementerian luar negeri, mengatakan Belgia dan negara-negara Eropa lainnya yang terlibat dalam kasus tersebut telah dipengaruhi oleh MEK.

“Oleh karena itu, mereka harus bertanggung jawab atas pelanggaran berat hak diplomat kami, termasuk kondisi tidak manusiawi yang dihadapi Assadi selama penahanannya di Jerman dan Belgia,” katanya dalam sebuah pernyataan.

"Republik Islam Iran berhak untuk menggunakan semua cara hukum dan diplomatik yang mungkin untuk melindungi hak-hak Assadi dan meminta pertanggungjawaban pemerintah yang telah melanggar komitmen internasional mereka."

Assadi, sekarang 49, ditugaskan untuk misi Iran di Austria ketika dia memasok bahan peledak untuk serangan yang direncanakan. Dia ditangkap di Jerman, di mana dia tidak memiliki kekebalan diplomatik. Tiga kaki tangannya dijatuhi hukuman penjara dan kewarganegaraan Belgia mereka dicabut.

Pasangan Belgia-Iran Nasimeh Naami, 36, dan Amir Saadouni, 40, menerima setengah kilogram (satu pon) bahan peledak TATP dan detonator dari Assadi.

Naami menerima hukuman 18 tahun dan Saadouni 15 tahun.

Halaman: 123Lihat Semua