Pendukung Prabowo Tak Percaya Vaksin Covid-19, PDIP Justru Sebut Begini

Senin, 22 Februari 2021 | 11:50 WIB
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo

RIAU24.COM - Berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, Pendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019 cenderung tak percaya dengan vaksin Covid-19.

Mengenai hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, menekankan pentingnya melibatkan tokoh masyarakat seperti politisi guna melakukan sosialisasi vaksin COVID-19.

"Salah satunya adalah melibatkan tokoh-tokoh untuk ikut sosialisasikan pentingnya vaksin, baik dari kalangan politisi, agamawan, budaya, dan tokoh siapa saja yang menjadi panutan bagi sebagian saudara kita yang belum menerima dan belum percaya vaksin," ujar Rahmad dilansir dari Detik.com, Senin, 22 Februari 2021.

Baca Juga: Semakin Memanas, Marzuki Alie Sebut Kepemimpinan Demokrat Arogan dan Otoriter

"Saya percaya bila melibatkan seluruh elemen masyarakat dan tokoh masyarakat yang menjadi panutannya kemungkinan untuk mau dan percaya divaksin probalitasnya akan bagus," lanjutnya lagi.

Dia menambahkan, mungkin mayoritas pendukung Prabowo masih terbawa suasana Pilpres 2019. Padahal saat ini semua pihak sedang berupaya membangun bangsa.

"Bisa jadi masih terbawa suasana batin masa lalu. Sedangkan kita sudah bersatu bersama-sama membangun negeri dalam pemerintahan, dan benar-tidaknya asumsi ini perlu dilakukan telaah survei," ucapnya.

Baca Juga: Kongres Luar Biasa Demokrat Dijamin Ilegal dan Sulit Terwujud, Ini Alasannya

Politisi PDIP tersebut juga mengatakan hasil survei itu merupakan informasi yang penting, khususnya untuk menyusun strategi agar masyarakat pendukung Prabowo di Pilpres 2019 dapat semakin percaya vaksin Corona.

"Tentu ini menjadi informasi berharga bagi pemerintah untuk mengambil langkah apa bagi pemerintah untuk meyakinkan masyarakat mau divaksin. Terhadap saudara kita yang kurang percaya akan vaksin kebetulan adalah pemilih Pak Prabowo cenderung kurang percaya vaksin saya kira ini info yang perlu didalami guna menentukan strategi yang tepat dalam sosialisasi ke depannya," tandasnya.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...