Bukan Hanya Kamar Mandi, Tapi Dua Ruang di Rumah Inilah yang Memiliki Bakteri Paling Banyak

Minggu, 07 Maret 2021 | 04:50 WIB
Foto : Mstar Foto : Mstar

RIAU24.COM -  JIKA tidak dibersihkan secara rutin, rumah kita bisa menjadi tempat berkembang biak kuman dan bakteri. Menurut Society for General Microbiology, bakteri dapat berkembang biak setiap 20 menit pada suhu yang tepat. Sebuah studi pada tahun 2016 juga menemukan bahwa lebih dari 340 jenis bakteri ditemukan pada 30 benda berbeda yang telah terkontaminasi di dalam rumah.

Dilansir dari Healtline, tidak semua bakteri ini berbahaya tetapi beberapa jenis di antaranya dapat menyebabkan penyakit seperti Staphylococcus aureus, Salmonella, Escherichia coli, atau E. coli.

Baca Juga: Inilah Kesalahan Uji Klinis Vaksin Fase 1 Buatan Terawan yang Menyebabkan BPOM Belum Mengizinkan Untuk Fase Tahap 2



National Sanitation Foundation (NSF) dalam studinya menemukan bahwa sumber makanan memiliki lebih banyak bakteri dibandingkan ruangan lain di dalam rumah.

1. Dapur

Ada beberapa jenis peralatan di dapur yang perlu dibersihkan secara rutin seperti lemari es, meja, bak cuci piring dan lain sebagainya.

Penggunaan pembersih atau tisu anti bakteri dengan kandungan alkohol dapat membantu membunuh bakteri dan kuman pada permukaan terbuka di dapur Anda.

2. Kamar mandi

Tak heran jika kamar mandi memiliki beragam bakteri dan kuman sehingga memiliki kelembapan paling tinggi dibandingkan ruang lain di dalam rumah.

Tidak hanya fokus mencuci lantai saja, kita juga perlu rutin membersihkan wastafel, pipa dan perlengkapan mandi seperti botol sampo dan sikat gigi agar tidak terinfeksi.

zxc3

3. Mesin cuci

Mesin cuci adalah 'peternakan' tempat berkembangnya kuman dan bakteri. Jadi pastikan mesin cuci Anda selalu dibersihkan selain itu hindari pakaian yang sudah dicuci tertinggal lama di dalam mesin.

Jika tidak segera ditangani, kuman akan langsung menempel di pakaian Anda sehingga pakaian Anda mudah berbau tidak sedap dan terdapat flek hitam pada pakaian Anda.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...