Ketika Moral Gatot Nurmantyo Bicara, Pernah Tolak Tawaran Lengserkan AHY

Minggu, 07 Maret 2021 | 22:19 WIB
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Foto: Sindonews.com Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Foto: Sindonews.com

RIAU24.COM -   Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengaku pernah ditawari oleh seseorang untuk memimpin Demokrat dengan cara melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namun tawaran tersebut ditolaknya mentah-mentah dikutip dari kumparan.com, Minggu, 7 Maret 2021.

Alasannya karena tak sesuai dengan moral dan etika yang dimilikinya.

Baca Juga: Bukan Puan Maharani, Tapi Ini Sosok Pengganti Megawati Versi Mantan Wali Kota Solo

"Saya bilang, saya terima kasih, tetapi moral etika saya tidak bisa terima dengan seperti itu. Akhirnya, 'Pak kan..', sudahlah, enggak usah bicara lagi saya bilang. Saya tidak," ucapnya.

Gatot menolak tawaran itu lantaran teringat jasa SBY saat menjabat presiden.

Baca Juga: Mencari Sosok Suksesor Megawati di PDIP, Pengamat Sebut Dua Sosok Ini Bisa Timbulkan Perpecahan, Siapa Lebih Berpeluang?

Beberapa diantaranya pernah mempercayakan jabatan Pangkostrad dan Kepala Staf Angkatan Darat (Ksad).

Menurutnya, skenario yang ditawarkan mirip dengan apa yang dilakukan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko kepada AHY.

Dalam obrolan itu, Gatot ditawari skenario menggantikan AHY dengan cara lebih dulu mendorong mosi tidak percaya pada AHY.

Setelah itu baru maju menggantikan AHY.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...