Lupa Hapus Riwayat Pencarian di Internet, Wanita Ini Ketauan Bunuh Pacarnya Untuk Moroti Harta Senilai $ 3,5 Juta

Kamis, 01 April 2021 | 10:08 WIB
google google

RIAU24.COM AUSTRALIA - Natasha Beth Darcy (46) mengaku berpartisipasi dalam bunuh diri yang dilakukan kekasihnya Matthew Dunbar, namun, pengadilan menyangkal dan menuduh Natasha telah membunuhnya.

Natasha diduga membunuh Matthew yang merupakan seorang peternak domba sukses di Walcha, New South Wales pada 2 Agustus 2017.
Baca Juga: Wanita Ini Syok Berat Usai Melihat Tubuh Putranya yang Meninggal Karena Digantung Oleh Para Penduduk di Bengal Barat


Mayat Matthew ditemukan tergeletak di tempat tidurnya dengan posisi kepala di dalam sebuah kantong plastik.

Jaksa penuntut umum, Brett Hatfield mengatakan bahwa properti Matthew Dunbar bernilai $ 3,5 juta, dan pada tahun 2015, Matthew menulis wasiat di mana ia akan menyerahkan seluruh hartanya kepada Natasha kelak saat dia meninggal.

Jaksa Brett Hatfield mengatakan bahwa itulah motif pembunuhan Natasha terhadap kekasihnya Matthew, yakni untuk mendapatkan seluruh hartanya.

Baca Juga: Seorang Pria di China Tega Membunuh Seorang Pria Cacat, Dikremasi Untuk Menggantikan Mayat Orang Lain
Untuk mencapai tujuannya tersebut, Natasha membunuh Matthew dan membuatnya tampak seperti bunuh diri.

Tuduhan Brett Hatfield didasarkan pada temuan polisi di riwayat pencarian internet Natasha, perempuan itu tampak menelusuri beberapa situs, di antara nya; laba-laba beracun, metode untuk bunuh diri, cara melakukan pembunuhan, dan dapatkah polisi melihat situs web yang kita kunjungi di ponsel.

Natasha juga diduga mencampurkan obat penenang ke dalam minuman Matthew sebelum dia memulai aksi bejatnya.

45 menit kemudian, Natasha menelpon layanan darurat, menyatakan bahwa dia menemukan Matthew di tempat tidur dengan posisi kepala di dalam kantong plastik dan sebuah selang gas dipompa ke dalam plastik itu, sehingga matthew mati tercekik gas.

Persidangan masih berlanjut.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...