Ajaib, Sains Telah Menemukan Cara Untuk Menumbuhkan Kembali Gigi yang Patah

Sabtu, 03 April 2021 | 09:37 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Saat anak-anak, orang tua kita sering memperingatkan untuk tidak makan terlalu banyak permen, mengklaim bahwa itu akan mengakibatkan gigi berlubang dan pembusukan yang disebabkan oleh hal-hal manis. Dan sementara itu masih berlaku untuk sebagian besar dari kita bahkan sampai hari ini, sekelompok peneliti di Jepang sedang bekerja untuk mengubah fenomena ini.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Science Advances, para peneliti telah mengembangkan cara agar tubuh kita bisa menumbuhkan kembali gigi sekali lagi.

Untuk melakukan ini, para peneliti dari universitas Kyoto dan Fukui secara khusus mencari molekul yang berperan penting dalam proses pertumbuhan gigi.

Baca Juga: Xiaomi Tanggapi Soal Keluhan Layar Redmi Note 10 Dilaporkan Bermasalah, Begini Katanya



Namun, ada beberapa molekul yang tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan gigi, tetapi juga organ lain. Jadi prosesnya agak menantang. Namun para peneliti tahu bahwa gen yang terkait dengan pertumbuhan gigi - USAG-1 (Uterine Sensitization Associated Gene-1) dapat bekerja sebagai target potensial.

Peneliti memberikan antibodi monoklonal yang menargetkan USAG-1 yang ditawarkan kepada tikus. Hanya dalam satu dosis, para peneliti menemukan bahwa itu mampu meregenerasi seluruh gigi. Setelah berhasil mengujinya pada tikus, mereka memperluasnya ke musang.

Jika Anda tidak tahu, musang jauh lebih kompleks daripada tikus dan musang bahkan memiliki pola gigi yang mirip dengan manusia.

Baca Juga: NASA Berbagi Foto Awan Mars yang Diambil Oleh Curiosity Rover, Netizen : Mirip Awan di Bumi

Manabu Sugai dari University of Fukui, salah satu penulis studi tersebut menjelaskan, “Rekayasa jaringan konvensional tidak cocok untuk regenerasi gigi. Studi kami menunjukkan bahwa terapi molekuler bebas sel efektif untuk berbagai agenesis gigi bawaan. ”

Para peneliti telah menyatakan bahwa setelah hasil yang sukses pada musang, mereka akan mengujinya pada babi dan anjing.

Namun, manusia mungkin harus menunggu beberapa saat agar perawatan ini tersedia untuk mereka. Sampai saat itu, gosok gigi dua kali sehari dan lakukan perawatan gigi yang benar.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...