Mirip Kisah Bom Bunuh Diri di Makasar, Wanita Ini Nekat Membunuh Dirinya Sendiri dan Bayinya di Tunisia

Sabtu, 03 April 2021 | 10:07 WIB
Foto : Kompas.com Foto : Kompas.com

RIAU24.COM - Pihak berwenang Tunisia mengatakan seorang wanita pembom bunuh diri bunuh diri dan bayinya selama operasi keamanan di sebuah provinsi pegunungan pedalaman. Dua pejuang lainnya tewas dalam operasi tersebut, menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri pada Kamis malam.

Dalam satu operasi, pasukan Tunisia melacak kelompok bersenjata di daerah Gunung Salloum di provinsi Kasserine. Mereka membunuh seorang tersangka pejuang, yang istrinya kemudian bunuh diri dengan mengaktifkan sabuk peledak, kata pernyataan itu.

Baca Juga: Dalam Upaya Meningkatkan Tingkat Perlindungan, China Mempertimbangkan Untuk Mencampur Vaksin COVID-19

Ledakan itu menewaskan bayinya di pelukannya, sementara seorang putri yang lebih tua juga di tempat kejadian selamat, menurut kementerian. Pihak berwenang mengatakan ini adalah pertama kalinya mereka melaporkan keberadaan seorang wanita di antara kelompok bersenjata yang mengungsi di daerah tersebut.

Dalam operasi kedua, di daerah Gunung Mghila, pasukan keamanan membunuh seorang tersangka pemimpin brigade Jund al-Khilafa Tunisia, kata pernyataan itu. Brigade tersebut berjanji setia kepada kelompok ISIL (ISIS) dan diyakini berada di balik beberapa serangan di Tunisia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Rencana China Untuk Membuat Bendungan Super Himalaya Memicu Ketakutan di India

Tunisia menghadapi beberapa serangan setelah revolusi 2011, dengan puluhan personel keamanan, warga sipil, dan turis asing tewas. Itu telah mempertahankan keadaan darurat, diperbarui dua kali setahun, sejak serangan mematikan tahun 2015 terhadap bus pengawal presiden yang diklaim oleh ISIL.

 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...