Wabup Bengkalis : Manfaatkan Hutan Akasia Untuk Petani Lebah Madu

Minggu, 04 April 2021 | 08:14 WIB
Wabup Bengkalis Bagus Santoso Wabup Bengkalis Bagus Santoso

RIAU24.COM - BENGKALIS - Adanya pontensi demi  meningkatkan ekonomi kalangan masyarakat Kabupaten Bengkalis bisa bekerjasama antara masyarakat bersama pihak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bengkalis.

Dalam hal tersebut pemerintah Kabupaten Bengkalis saat ini mulai melirik potensi itu salah satunya adalah kerjasama masyarakat bersama pihak perusahaan kayu akasia yang ada di kecamatan Bandar Laksamana.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso ketika berkunjung ke wilayah operasional PT Bukit Batu Hutani Alam (BBHA) beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Gelar Musyawarah Tahunan Anggota, Muhammad Safuan Nahkodai IPRY-KB

"Masyarakat disekitaran kawasan perusahaan bisa memanfaatkan hutan akasia untuk menjadi petani lebah madu. Ini potensi bisa dimanfaatkan masyarakat untuk budidaya madu akasia. Apalagi kawasan akasia disini lumayan luas bisa menghasilkan madu yang banyak,"ujar Wabup Bengkalis Bagus Santoso.

Bagus berharap perusahaan bisa membimbing masyarakat untuk mengembangkan potensi ini kepada masyarakat sekitaran kawasan konsensi perusahaan. Karena potensi ini sudah dilakukan disejumlah daerah seperti di kabupaten Siak dan Pelalawan.

"Di Siak dan Pelalawan, potensi hutan akasia perusahaan sudah dimanfaatkan masyarakat untuk pengembangan madu akasia. Madu akasia ini cukup menjanjikan di beberapa daerah sudah berhasil dilaksanakan,"ungkapnya.

Baca Juga: Harus Memenuhi Prokes, Bazar Ramadhan Jualan Kue Mue Di Bengkalis Kembali Dibuka

Sementara Humas PT BBHA Herman saat berdiskusi bersama Wabup Bengkalis menyampaikan bahwa, pihak perusahaan sudah membahas terkait pengelolan potensi madu di sekitaran wilayah konsensi perusahaan. Tahap awal pihak perusahaan akan membuatkan pelatihan menajemen bisnis madu untuk masyarakat sekitar.

"Kita akan utamakan masyarakat di sini, nanti kita akan ambil perwakilannya menerima pelatihan manajemen bisnis madu di Pekanbaru,"ujar Herman.

Kemudian setelah setelah pelatihan ini baru akan bantu masyarakat dengan budidaya dan pengelolaan madu akasia di sekitaran perusahaan. Selain itu pihak perusahaan juga akan melakukan pendampingan pengelolaannya.

"Rencana awal akan kita laksanakan dalam waktu dekat. Nanti setelah itu baru akan kita anggarkan rencana selanjutnya untuk pengelolaan madu ini,"pungkasnya.

 

PenulisR24/hari


Loading...

Terpopuler

Loading...