BI Riau Sebut Petani Perlu Menjaga Siklus Tanam Untuk Antisipasi Kelonjakan Harga

Rabu, 07 April 2021 | 16:09 WIB
Ilustrasi/net Ilustrasi/net

RIAU24.COM - Kepala Bank Indonesia (BI) Riau, Decymus menyebutkan upaya yang bisa dilakukan untuk mengendalikan inflasi adalah dengan cara mengatur siklus tanam. 

Disebutkannya, stabilitas bahan pokok perlu dijaga karena memang Riau defisit. Kemudian, lanjutnya, pola inflasi juga sudah terbaca.

"Maka itu perlu dijaga siklus tanam oleh petani," ujar Decymus kepada wartawan di Pekanbaru, Rabu, 7 April 2021.

Baca Juga: Hadirkan Rumah Singgah di Pekanbaru, Rumah Zakat Riau Harapkan Bantu Pasien dari Luar Kota

Decymus melanjutkan, momentum inflasi di Riau dapat dilihat terutama menjelang hari-hari perayaan keagamaan, seperti Ramadhan dan Idul Fitri.

Untuk itu, kata Decymus, supaya tidak terjadi lonjakan harga Bapok yang signifikan dan tak berulang, maka perlu mengatur siklus tanam petani.

"Maka petani tidak melakukan tanam di masa bersamaan. Jadi ketika panen, petani juga yang celaka karena harganya sangat jatuh," ucapnya.

Baca Juga: Hingga 12 April, Angka Kematian di Riau Karena Corona Sudah Capai 900 Orang

"Sementara pascapanen, malah stok nggak ada. Makanya untuk menjaga stabilitas harga, maka pola tanamnya yang diatur sedemikian rupa," kata Decymus lagi.

Untuk itu, dia mendorong kepada OPD-OPD terkait agar sedini mungkin memberikan edukasi kepada petani untuk mengatur pola tanam mereka untuk menjaga stabilitas harga bapok.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...