Menu

Meskipun Tengah Berselisih Soal Muslim Uighur, Amerika Serikat dan China Sepakat Bekerja Sama Perangi Perubahan Iklim

Amerita 19 Apr 2021, 09:39
John Kerry
John Kerry

Kementerian tersebut mengatakan kedua negara juga akan "lebih memperkuat pertukaran dan kerja sama di berbagai bidang seperti memperkuat langkah-langkah kebijakan, mempromosikan transisi hijau dan rendah karbon dan mendukung energi dan pembangunan rendah karbon di negara-negara berkembang."

Kerry dalam sebuah wawancara hari Minggu (18/4), mengatakan bahwa pembicaraan itu difokuskan pada perubahan iklim meskipun ada perselisihan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan China mengenai otonomi Hong Kong dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap populasi Muslim Uighur di China.

"Sangat penting bagi kami untuk mencoba menjauhkan hal-hal lain itu, karena iklim adalah masalah hidup atau mati di banyak bagian dunia yang berbeda," kata Kerry.

Tak lama setelah menjabat, Presiden AS Joe Biden menandatangani perintah eksekutif yang mengamanatkan bahwa Amerika Serikat bergabung kembali dengan Perjanjian Paris, setelah pendahulunya Donald Trump menarik diri dari kesepakatan tentang perubahan iklim.

"Kami telah melihat komitmen sebelumnya di mana semua orang gagal," katanya. "Maksudku, sejujurnya, kita semua gagal. Seluruh dunia saat ini gagal. Ini bukan latihan menunjuk jari dari satu negara saja."

Halaman: 12Lihat Semua