Ceramah Ustadz Asal Indonesia yang Sebut Banyak Muslim Menjadi Murtad Gara-gara Sebungkus Indomie, Jadi Viral

Senin, 26 April 2021 | 11:40 WIB
Foto: Suara.com Foto: Suara.com

RIAU24.COM -  Seorang penceramah Islam Indonesia melontarkan klaim yang cukup kontroversial Kamis lalu (22 April 2021) ketika ia mengatakan bahwa banyak umat Islam yang menjadi 'murtad' hanya karena pengaruh salah satu bungkus mie instan Indonesia yang populer, Indomie.

Seperti dilansir dari portal berita Indonesia Suara, ustadz Yahya Waloni mengutarakan klaim tersebut dalam ceramah yang direkam dan dibagikan dalam video Youtube berjudul “Saifudin Ibrahim Vs Ust Yahya Waloni | Muhtadin vs Murtadin ”.

Baca Juga: Mardigu Bossman Pamer Skill Jatuhkan Semua Pin Bowling, Menteri Sandiaga Uno: Wow Strike Bro



Dalam video tersebut, Yahya mengaku banyak yang murtad Islam dipengaruhi oleh sebungkus Indomie atau bahkan karena satu liter beras.  Dengan kata lain, dia menyimpulkan bahwa banyak Muslim yang murtad karena bantuan sederhana seperti makanan dari agama lain yang mendorong mereka untuk pindah agama.

Di sisi lain, Yahya mengatakan bahwa mereka yang masuk Islam atau yang dikenal dengan 'Mualaf' kebanyakan adalah kaum intelektual.

Yahya Waloni, yang dirinya bukan terlahir sebagai seorang Muslim tetapi seorang Mualaf mengatakan bahwa dia menganut agama tersebut tanpa mendapat nasehat dari umat Islam lainnya.

Baca Juga: Jangan Sampai Masuk Neraka, Menurut Islam Ini Posisi Hubungan Suami Istri yang Benar


Faktanya, Yahya mengatakan bahwa dia tidak suka disebut sebagai 'Mualaf' karena dia tidak pernah diyakinkan oleh Muslim lain untuk memeluk agama tetapi melakukannya atas kebijaksanaannya sendiri. Dia kemudian membuat pernyataan kontroversial lainnya dengan mengatakan bahwa banyak orang Indonesia menjadi Muslim karena ingin menikah atau karena mereka dipengaruhi oleh tetangganya.

Yahya Waloni tidak pernah malu dengan kontroversi.

Sebelumnya, sang ustad mengklaim Covid-19 hanyalah hoax dan meminta Presiden Indonesia Jokowi untuk mencabut kembali amanah memakai masker di Tanah Air.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...