Fadli Zon Sebut Penangkapan Munarman Terkait Tuduhan Teroris Terkesan Mengada-ada dan Kurang Kerjaan

Rabu, 28 April 2021 | 11:31 WIB
Fadli Zon [Instagram/@fadlizon] Fadli Zon [Instagram/@fadlizon]

RIAU24.COM -  Fadli Zon yang merupakan Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, turut mengomentari penangkapan eks Sekum FPI Munarman oleh Densus 88 Antiteror.

Fadli Zon mengaku tak percaya terkait keterlibatan Munarman dalam dugaan tindak pidana terorisme.

Pernyataan itu disampaikan oleh Fadli Zon lewat akun Twitter @fadlizon seperti dilihat, Rabu (28/4).

Fadli Zon menilai tuduhan teroris kepada Munarman terlalu mengada-ada.

Baca Juga: Pasukan Militer China Menemukan Bagian Kapal KRI Nanggala-402 Dekat Kawah Misterius

“Saya mengenal baik Munarman dan saya tidak percaya dengan tuduhan teroris ini. Sungguh mengada-ada dan kurang kerjaan,” kata Fadli Zon.

Pengacara Muhammad Rizieq Shihab itu diduga terlibat dalam jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Diketahui, Munarman ditangkap Densus 88 Polri di rumahnya di Perumahan Modernhills, Pamulang, Tangerang Selatan pada Selasa 27 April 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyampaikan Munarman diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme di tiga daerah sekaligus.

Diketahui sebelumnya, setelah ditangkap oleh Densus 88, polisi melakukan penggeledahan di bekas Kantor Sekretariat Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Rumah Sakit Indonesia Yang Dibangun di Jalur Gaza Merupakan Bantuan Dari Sumbangan Masyarakat Indonesia Untuk Palestina

Densus 88 menemukan beberapa botol serbuk yang mengandung nitrat berjenis aston.

Serta ditemukan botol plastik yang berisi cairan TATP yang biasanya digunakan untuk bahan peledak.

Lebih lanjut Ahmad mengatakan, cairan TATP ini merupakan bahan peledak yang mirip dengan temuan Densus 88 di Condet dan Bekasi.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...