Tragis, Selalu Menangani Pasien COVID-19, Dokter Ini Gagal Mendapatkan Ventilator Untuk Dirinya Di Rumah Sakit Tempat Ia Bekerja Selama 50 Tahun, Ini yang Terjadi Selanjutnya....

Rabu, 28 April 2021 | 13:48 WIB
Foto : Indiatimes Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Ketika India terus menyaksikan lonjakan kasus virus korona yang belum pernah terjadi sebelumnya, sistem perawatan kesehatan kewalahan menghadapi krisis yang tidak pernah terlihat seperti sebelumnya.

Rumah sakit di seluruh negeri bergulat dengan kekurangan tempat tidur, oksigen, dan bantuan kehidupan. Dengan jumlah kematian yang meningkat setiap hari karena kurangnya sumber oksigen, gelombang kedua COVID-19 telah membuat negara itu terguncang. Media sosial dibanjiri tangisan keluarga dan petugas kesehatan dalam upaya menyelamatkan nyawa.

Baca Juga: 5 Fase yang Harus Dilalui Seorang Wanita Setelah Putus Cinta

Di tengah pergolakan seperti itu, kematian dokter lain dari Uttar Pradesh karena kurangnya fasilitas ventilator membuat infrastruktur kesehatan India sangat diinginkan.

JK Mishra, 85, seorang dokter senior di rumah sakit Swarup Rani Nehru (SRN) di Prayagraj kehilangan nyawanya setelah dia tidak dapat menemukan tempat tidur ventilator untuk dirinya sendiri di rumah sakit, tempat dia telah melayani selama 50 tahun.

Dilansir dari India Today, Mishra mengembangkan gejala COVID-19 pada 13 April 2021.

Setelah didiagnosis, dia dirawat di rumah sakit SRN tiga hari kemudian di mana dia menerima perawatannya.

Baca Juga: Percaya Mitos, Para Penderita COVID-19 di India Yakin Akan Sembuh dan Mendapat Oksigen yang Maksimal Jika Tidur di Bawah Pohon Ini

Dilaporkan bahwa kondisinya memburuk setelah dirawat dan disarankan oleh dokter untuk dipindahkan ke fasilitas ventilator. Namun, tidak ada fasilitas kritis yang dapat ditemukan di rumah sakit atau di manapun di kota ini. Mishra menghembuskan nafas terakhir di SRN di depan istrinya.

Dilaporkan bahwa kondisinya memburuk segera setelah dirawat dan disarankan oleh dokter untuk dipindahkan ke fasilitas ventilator. Namun, tidak ada fasilitas kritis yang dapat ditemukan di rumah sakit atau di manapun di kota ini. 

Kepada wartawan, Suryabhan Kushwaha, petugas gawat darurat RS SRN mengatakan, rumah sakit tersebut hanya memiliki 100 tempat tidur ventilator dan semuanya terisi. Tidak mungkin pihak berwenang memindahkan pasien dari sana.

Uttar Pradesh saat ini adalah negara bagian yang paling terkena dampak kedua oleh pandemi COVID-19 di India. Negara bagian saat ini memiliki lebih dari 2,97 lakh kasus aktif. Meningkatnya kasus telah menekan infrastruktur kesehatan negara bagian itu, membuat orang-orang berebut mencari tempat tidur rumah sakit, tabung oksigen, dan obat-obatan.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...