Divonis 115 Tahun Penjara Atas Tuduhan Perampokan dan Pemerkosaan, Setelah 31 Tahun Pria Ini Dinyatakan Tidak Bersalah dan Mendapat Ganti Rugi Rp 13,5 Miliyar

Rabu, 28 April 2021 | 21:17 WIB
google google

RIAU24.COM -  Kisahnya bermula pada Oktober 1977, ia ditangkap di Memphis setelah seorang wanita menuduhnya sebagai salah satu dari dua pria yang merampok dan memperkosanya di apartemennya.

Kemudian, dalam sidang Juni 1978, ia dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 115 tahun penjara.

Namun, pada Agustus 2008, tes DNA di tempat tidur korban ternyata teridentifikasi ada tiga orang pelaku, dan tiga DNA tersebut tidak ada satupun yang cocok dengan DNA McKinney.

Baca Juga: Babe Cabita Ikut Dukung Save Palestina, Netizen Langsung Bilang Begini

Tidak lama setelah itu, vonisnya pun dibatalkan, yang akhirnya ia dibebaskan secara resmi pada tahun 2009.

Karena pembebasan penuh yang berarti penetapan tak bersalah tersebut, McKinney lalu mengajukan tuntutan kompensasi melalui pengacaranya David Raybin dan Jack Lowery lebih dari 1 juta dollar.

Tetapi negara bagian Tennessee saat itu hanya dapat memberikan kompensasi 1 juta dollar atau sebesar 13,5 Milliar, karena itu adalah jumlah maksimum yang dapat diberikan negara dalam kasusnya.

Jumlah itu diklaim adalah jumlah ganti rugi tertinggi yang pernah ditetapkan di negara tersebut.

Baca Juga: Warisi Darah Pemberani Ayahnya, Putri Almarhum Jenderal Iran Ini Ajak Lakukan Aksi Intifadah Melawan Israel

Pengacaranya, David Roybin, mengatakan bahwa McKinney sebetulnya berhak mendapat lebih dari jumlah itu berdasarkan apa yang terjadi padanya, karena ia telah kehilangan kehidupan dan kebebasan.

Sementara McKinney mengatakan bahwa dia mendekam di penjara selama 31 tahun, 9 bulan, 18 hari dan 12 jam.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...