Tertukar di Rumah Sakit, Kedua Bayi Ini Dipertemukan Dengan Orang Tua Mereka di Usia 38 Tahun

Jumat, 30 April 2021 | 11:12 WIB
google google

RIAU24.COM -  Dua orang ibu baru mengetahui ternyata bayi mereka tak sengaja tertukar di rumah sakit 38 tahun yang lalu saat label nama kedua bayi itu terlepas.

Vasilya Baimurzina dan Valentina Baulina melahirkan Alyona dan Gulsina di rumah sakit bersalin di Kizilskoye, sebuah desa di Rusia.
Baca Juga: Alasan Israel Gempur Jalur Gaza Terkuak, Ini Jawabannya


Anak-anak yang tertukar itu tentu saja tidak mirip dengan orang tua yang mengasuh mereka. Vasilya, merawat Gulsina yang berambut pirang, dan sebaliknya, Valentina yang berambut pirang membesarkan Alyona yang berambut hitam.

Setelah bertahun-tahun berspekulasi dan curiga anak mereka bukan benar-benar anak mereka sendiri, baik Vasilya dan Valentina setuju untuk melakukan tes DNA yang akhirnya mengungkapkan bahwa putri mereka tertukar sejak lahir.

"Pada usia 12 tahun, untuk pertama kalinya saya mendengar percakapan antara orang tua saya mengenai saya bukanlah putri mereka," ujar Alyona.

Baca Juga: Tokoh-tokoh Yang Serukan Solidaritas Terhadap Palestina
Alyona berusaha menguak informasi tentang keluarga biologisnya, lalu ia pergi mengunjungi mereka.

Lalu, lewat sebuah acara televisi, Vasilya dan Valentina dibantu untuk menemukan kebenaran terkait putri mereka.

Keempatnya dipertemukan, dan saat hasilnya dibacakan, keempatnya mulai menangis histeris. Suasanya berubah menjadi sangat emosional. Valentina langsung memeluk putri kandungnya sembari berteriak, "putriku, kesayanganku."

Vasilya yang awalnya menolak dan berkeras hati seketika tampak lega dengan kebenaran yang disuguhkan.

Alyona, yang kini bekerja sebagai pengusaha, menuntut £ 96.589 dari Kementerian Keuangan Rusia setelah mengetahui tentang kelalaian tersebut.

Manajer rumah sakit saat ini, Alla Vasilyeva mengeluarkan permintaan maaf resmi kepada keempat wanita itu menjelang sidang pertama mereka pada 27 April. Pihak rumah sakit juga mengatakan bahwa anggota staf yang terlibat pada saat itu tidak lagi hidup.

Dia juga mengatakan dia tidak yakin bagaimana label nama bayi bisa terlepas dan dipasang kembali dengan tidak benar.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...