Hebat! Pria Ini Berhasil Seberangi Lautan Sejauh 160 km Tanpa Terdeteksi Radar Militer

Rabu, 05 Mei 2021 | 13:25 WIB
Peta Taiwan dan China. Foto: Internet Peta Taiwan dan China. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Pihak berwenang Taiwan dibuat terperangah lantaran seorang pria China mengaku sukses menyeberangi wilayah mereka.

Aksi ini dilakukan ditengah ketegangan antara Taiwan dan China karena Beijing telah meningkatkan latihan udara dan laut di sekitar pulau meraka.

Pria tersebut menyeberang Selat Taiwan mengaku hanya menggunakan perahu karet kecil dikutip dari Washington Post, Rabu, 5 Mei 2021.

Alasan militer Taiwan terkejut lantaran Selat Taiwan dijaga ketat oleh ratusan militer Taiwan. Hal ini disampaikan pria berusia 33 tahun itu kepada polisi Taiwan.

Baca Juga: 5 Fase yang Harus Dilalui Seorang Wanita Setelah Putus Cinta

Pria China yang hanya diidentifikasi dengan nama belakang Zhou itu terlihat pada Jumat 30 April 2021 malam lalu. Dia berada di dekat Pelabuhan Taichung setelah melakukan perjalanan dari Quanzhou di Provinsi Fujian di pantai tenggara China.

Tujuannya melintasi perairan sejauh 160 kilometer disebut-sebut untuk mencari kebebasan dan demokrasi.

Zhou melakukan perjalanan dengan perahu karet berukuran 2,6 x 1,5 meter yang dibeli di internet dan dilengkapi dengan mesin tempel pengerak perahu.

Dia juga mengaku membawa 90 liter bahan bakar dan tidak ada barang lainnya. Polisi mengatakan, Zhou ingin pindah ke Taiwan untuk mencari perlindungan politik.

Sementara itu kepala staf Angkatan Laut Taiwan Chiang Cheng-kuo mengatakan Zhou tidak membawa bahan bakar yang cukup untuk melakukan perjalanan.

Baca Juga: 5 Fase yang Harus Dilalui Seorang Wanita Setelah Putus Cinta

Namun, menurut dia perahu tersebut mungkin saja melakukan penyeberangan karena tidak terdeteksi oleh radar berbasis darat ataupun yang dipasang di kapal milik angkatan laut.

Radar penjaga pantai mencakup 12 mil laut lepas pantai,

"Tidak ada titik buta, tapi kami tidak mengabaikan kemungkinan bahwa dia disembunyikan oleh kapal kargo dan kapal lain yang lebih besar," katanya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...