Video Jadul Ketika Fahri Hamzah Sebut KPK Busuk Viral, Begini Isinya

Selasa, 01 Juni 2021 | 08:20 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Foto: Internet Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah. Foto: Internet

RIAU24.COM -  Video pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah yang menyinggung tentang kebusukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2018 kembali beredar di media sosial.

Video Fahri Hamzah bicara soal KPK itu diunggah oleh akun Twitter @MurtadhaOne1, Senin, 31 Mei 2021.

"Awal tahun 2018, om Fahrihamzah pernah ngomong gini: Saya bersumpah, KPK itu isinya BUSUK!," cuit netizen MurtadhaOne1.

Baca Juga: Mardigu Bossman Pamer Skill Jatuhkan Semua Pin Bowling, Menteri Sandiaga Uno: Wow Strike Bro

Dalam vieo tersebut, Fahri Hamzah tengah pidato dan menyebut bahwa KPK isinya busuk. Tak hanya itu, dia juga berani bersumpah terkait penyataannya itu.

"Dan dengar saya sekarang, KPK itu busuk isinya! Anda lihat aja nanti, Anda nggak percaya? Saya bersumpah KPK itu isinya busuk," sebutnya.

Tak hanya itu, Fahri juga memastikan tak banyak orang yang berbicara lantang seperti dirinya.

"Tidak ada yang berani ngomong, takut dikembang-kembangkan, takut dihubung-hubungkan. Busuk kok, ini hukum besi sejarah. Begitu ada lembaga yang tidak bisa dikontrol di semua di dalamnya busuk, kita gak berani bersikap seperti itu," ujarnya.

Dia beralasan keberaniannya memperjuangkan demokrasi karena ia tidak mau ada segelintir orang yang memperkaya diri sendiri lewat korupsi namun tidak bisa diperiksa.

Baca Juga: Jangan Sampai Masuk Neraka, Menurut Islam Ini Posisi Hubungan Suami Istri yang Benar

"Kenapa kita memperjuangkan demokrasi, karena gak mau ada segelintir orang yang tidak bisa diperiksa, yang tidak bisa dikontrol lalu memperkaya diri sendiri dan keluarganya dan kolega-koleganya dan kroni-kroninya. Itu pengalaman sejarah kita," sebutnya.

Fahri juga menyebutkan tak ada kekuasaan yang kekal abadi.

"Di manapun ada kekuasaan yang menumpuk, di situ ada kebusukan," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...