Gencar Menentang Pengusiran Warga Palestina di Yerusalem Timur, Dua Aktivis Kembar Ini Ditangkap Polisi Israel

Senin, 07 Juni 2021 | 05:50 WIB
Muns dan Muhammed El Kurd Muns dan Muhammed El Kurd

RIAU24.COM -  YERUSALEM - Penggusuran warga Palestina di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur kerap mendapat aksi penolakan dari masyarakat kawasan itu. Dua orang aktivis kembar Muna dan Mohammed El-Kurd menjadi tokoh sentral dari aksi penolakan tersebut.

Gerah dengan aktivitas kakak beradik ini, Polisi Israel kemudian menahan Muna dan Mohammed El-Kurd. Rekaman di media sosial menunjukkan Muna diborgol dan dikawal keluar dari rumahnya oleh petugas Israel.

Baca Juga: Bukti Israel 'Kepanasan' Setelah Indonesia Kecam Aksi Brutal Pada Warga Sipil Gaza Palestina

Dalam sebuah pernyataan, polisi Israel membenarkan telah menangkap serang warga Palestina di Yerusalem. Namun, mereka tidak menyebutkan identitas warga Palestina yang ditangkap. 

"Polisi menangkap di bawah perintah pengadilan seorang tersangka berusia 23 tahun yang merupakan penduduk Yerusalem Timur, karena dicurigai berpartisipasi dalam kerusuhan yang terjadi di Sheikh Jarrah baru-baru ini," kata polisi Israel, seperti dilansir Reuters pada Senin (7/6/2021).

Polisi tidakmengomentari soal penangkapan saudara kembarnya, Mohammed, yang dilaporkan menyerahkan diri ke kantor polisi di Yerusalem Timur setelah menerima panggilan polisi.

Pendukung Muna dan Mohammed El-Kurd, mengatakan, penahanan mereka adalah bagian dari upaya Israel yang lebih luas untuk menghentikan penentangan terhadap penggusuran di Sheikh Jarrah. Di mana pemukim Yahudi ingin pindah ke rumah El-Kurd dan beberapa rumah lainnya di bawah keputusan pengadilan Israel.

Baca Juga: Bayi Wanita Dibuang Dalam Kotak Bergambar Dewa Hindu, Bukti India Masih Terburuk Untuk Urusan Gender

Ayah Muna dan Mohammed, Nabil El-Kurd menuturkan bahwa penangkapan kedua anaknya adalah bukti Israel ingin membungkam suara-suara kritis.

"Apa yang terjadi adalah bahwa mereka (Israel) ingin membungkam semua suara kami di Yerusalem," ucapnya. Dia lalu menyerukan pemuda Palestina untuk melakukan protes di depan kantor polisi Israel di Yerusalem Timur.***

PenulisR24/saut


Loading...
Loading...