Wabah Ingus Laut Penuhi Laut Turki, Pemerintah Cepat Ambil Tindakan

Senin, 07 Juni 2021 | 08:36 WIB
wabah ingus laut wabah ingus laut

RIAU24.COM - Presiden Turki berjanji untuk menyelamatkan Laut Marmara dari wabah ingus laut.

Zat tebal berlendir yang terdiri dari senyawa yang dilepaskan oleh organisme laut itu telah tersebar di Marmara Turki, serta di Laut Hitam dan Laut Aegea yang bersebelahan, dikutip dari Al Jazeera.
Baca Juga: Bukti Israel 'Kepanasan' Setelah Indonesia Kecam Aksi Brutal Pada Warga Sipil Gaza Palestina

 
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan limbah yang tidak diolah dibuang ke Laut Marmara dan perubahan iklim menyebabkan ingus laut mekar.

Istanbul merupakan kota dengan 16 juta penduduk dan pusat industri yang berbatasan dengan laut.

Lendir laut telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya tahun ini di Turki. Video bawah air menunjukkan karang mati lemas tertutup olehnya.

Pakar kelautan mengatakan limbah manusia dan polusi industri mencekik laut Turki.
Baca Juga: Bayi Wanita Dibuang Dalam Kotak Bergambar Dewa Hindu, Bukti India Masih Terburuk Untuk Urusan Gender
Murat Kurum, Menteri Lingkungan, mengatakan Turki berencana untuk menetapkan seluruh Laut Marmara sebagai kawasan lindung, mengurangi polusi dan meningkatkan pengolahan air limbah dari kota-kota pesisir dan kapal yang telah membantu penyebaran ingus laut.

“Mudah-mudahan, bersama-sama kita akan melindungi Marmara kita dalam kerangka rencana penanggulangan bencana,” ujar Kurum, dilansir dari The Guardian.

“Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan dalam tiga tahun dan mewujudkan proyek-proyek yang tidak hanya akan menyelamatkan masa kini tetapi juga masa depan bersama-sama,” tegas Kurum.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...