Perusahaan China Awasi Karyawan dengan Ekstrem, Dipantau dan Dimata-matai Selama Jam Kerja

Rabu, 09 Juni 2021 | 22:07 WIB
google ilustrasi google ilustrasi
<p>RIAU24.COM - Perusahaan teknologi China menggunakan pengawasan ekstrem untuk memastikan pekerja tetap produktif.

Dilansir dari Yahoo News, Jiang Yi (32) sudah mengetahui bahwa dirinya sedang diawasi sejak dia bekerja di kantornya.
Baca Juga: Bukti Israel 'Kepanasan' Setelah Indonesia Kecam Aksi Brutal Pada Warga Sipil Gaza Palestina
 
Sebuah perusahaan teknologi menengah di ibukota China tempat ia bekerja menggunakan perangkat lunak pengawasan DiSanZhiYan Third Eye untuk menempatkan semua pekerja mereka di bawah pengawasan perusahaan.

"Saya bekerja 12 sampai 16 jam sehari menulis kode. Saya mencapai titik kehancuran ketika bos saya datang kepada saya suatu hari melambaikan selembar kertas bertanya mengapa saya menonton video bukannya melakukan pekerjaan saya," kata Jiang.

Selain memantau log obrolan hingga memberikan tampilan real-time dari apa yang dilihat setiap karyawan, perangkat lunak tersebut mengirim ping ke pemberi kerja ketika seorang pekerja melihat video di situs streaming.
Baca Juga: Bayi Wanita Dibuang Dalam Kotak Bergambar Dewa Hindu, Bukti India Masih Terburuk Untuk Urusan Gender 
"Sistem ini membuat karyawan takut. Mereka tahu bahwa mereka diawasi sepanjang shift kerja 12 jam mereka. Kehidupan 9-9-6 cukup menyedihkan tanpa harus hidup dalam ketakutan," kata Jiang, masih dikutip dari sumber yang sama, Yahoo News.

Sistem pemantauan seperti ini bukanlah hal baru di China. 

Pada 2018 lalu, aplikasi pengawasan seluler Zhongduantong dikembangkan untuk melacak lokasi karyawan secara real-time. 

Hingga saat ini, ada 347 perusahaan yang menggunakan aplikasi tersebut, yang dapat memantau berapa lama karyawan menghabiskan waktu bahkan di toilet tempat mereka bekerja.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...