Biadab! ISIS Dalang Dibalik Serangan terhadap Penjinak Ranjau. Bunuh Satu Persatu Saat Mereka Terlelap

Jumat, 11 Juni 2021 | 08:59 WIB
ilustrasi ilustrasi

RIAU24.COM - Kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan dan kematian 10 penjinak ranjau yang bekerja di HALO Trust di provinsi Baghlan, Afghanistan, Selasa (8/6).

Kelompok ISIS juga melukai 16 orang lainnya, melakukan penembakan dari tempat tidur ke tempat tidur saat para pekerja terlelap.
Baca Juga: Bukti Israel 'Kepanasan' Setelah Indonesia Kecam Aksi Brutal Pada Warga Sipil Gaza Palestina

 
CEO HALO Trust, James Cowan mengatakan selama penembakan, keompok ISIS bertanya siapa saja di antara mereka yang merupakan anggota etnis minoritas Syiah Hazara.

Hazara adalah minoritas Afganistan yang sebagian besar adalah Syiah.

Dalam sebuah pernyataan berbahasa Arab, kelompok ISIS membual bahwa mereka tidak hanya membunuh para penjinak ranjau, tetapi juga menyita peralatan mereka.
Baca Juga: Bayi Wanita Dibuang Dalam Kotak Bergambar Dewa Hindu, Bukti India Masih Terburuk Untuk Urusan Gender 
Sebelumnya, Taliban dituduh bertanggungjawab atas serangan itu. Namun, mereka menyangkal. Begitu pula dengan CEO HALO Trust, James Cowan mengatakan anggota Taliban setempat malah membantu mereka dan menakut-nakuti para penyerang.

"Sangat menjijikkan bahwa sebuah organisasi yang bekerja untuk membersihkan ranjau darat dan bahan peledak lainnya dan memperbaiki kehidupan orang-orang yang rentan dapat menjadi sasaran," ujar Ramiz Alakbarov, koordinator kemanusiaan PBB.

"Kami mengutuk keras serangan terhadap staf kami, yang melakukan pekerjaan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa," bunyi pertanyaan dari HALO Trust.








PenulisR24/ame


Loading...
Loading...