Faktanya, Meletuskan Bubble Wrap Bisa Membuat Seseorang Lebih Tenang dan Mengurangi Rasa Lelah

Sabtu, 19 Juni 2021 | 23:04 WIB
google google

RIAU24.COM -  Bubble wrap sering dijumpai dalam bungkusan paket, agar barang kiriman paket tidak mudah pecah dan rusak. Siapapun yang memegang lembaran bubble wrap tanpa sadar akan memencetnya.

Plastik yang didesain dengan gelembung-gelembung kecil ini, justru sering jadi rebutan. Anehnya banyak banget orang yang sepertinya mendapatkan kesenangan tersendiri dengan memencet bubble wrap. Apa kamu juga termasuk salah satunya?

Fenomena unik ini tentu saja bukan cuma terjadi di Indonesia saja. Bahkan di Amerika Serikat, ada protes besar-besaran setelah perusahaan iBubble Wrap mengeluarkan inovasi baru yaitu bubble wrap yang tidak bisa meletus.

Baca Juga: 7 Kebiasaan yang Diteliti Menunjukkan Kemungkinan Mati Muda

Secara fungsional produk baru itu jelas lebih mumpuni karena tidak bakalan kempes, tapi ternyata mayoritas konsumen justru menolak habis-habisan.

Hal ini karena bubble wrap adalah benda yang ketika dipencet bisa membuat seseorang merasa senang dan ketagihan.

Dilansir dari glitzmedia, Sebagian orang mengatakan kegiatan tersebut hanya membuang waktu. Namun, tidak jarang yang merasa tingkat stresnya berkurang dengan memencet bubble wrap.

Dillon KM, salah satu anggota Departemen Psikologi di Western New England Collage, Springfield menjadikan topik tersebut sebagai sebuah penelitian. Laporannya yang berjudul “Popping Sealed Air-Capsules to Reduce Stress” dipublikasikan di US National Library Medicine National Institutes of Health.

Penelitian ini melibatkan 30 mahasiswa untuk meletuskan bubble wrap. Sebanyak 75% subjek penelitian merasakan perubahan yang signifikan seperti lebih berenergi, berkurangnya rasa lelah dan lebih tenang setelah meletuskan bubble wrap.

Baca Juga: Ketika Para TikTokers Nekat Makan Madu Beku, Ini Kata Ahli Tentang Efeknya Pada Kesehatan

Dilansir dari The Health Orange, cara merngurangi stres dengan meletuskan bubble wrap sama seperti peninggalan nenek moyang manusia yang mengurangi stres dengan cara mencari kutu di rambut dan memencetnya.

Kegiatan meletuskan bubble wrap juga merupakan alternatif untuk orang yang memiliki kebiasan menggigiti kuku. Jadi,kamu bisa menyimpan bubble wrap untuk terapi stres.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...