Harga Sawit di Riau Pekan ini Naik, Berikut Penyebabnya Menurut Dinas Perkebunan

Selasa, 29 Juni 2021 | 11:52 WIB
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja Kabid Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan (Disbun) Riau, Defris Hatmaja

RIAU24.COM - Dinas Perkebunan (Disbun) Riau mencatat jika harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Riau terjadi kenaikan harga.

Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Defris Hatmaja menyebutkan, ada beberapa fakfor yang menyebabkan harga sawit di Riau naik, yakni faktor internal dan eksternal.

"Dari faktor internal, naiknya harga TBS periode ini disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data," kata Defris, Selasa, 29 Juni 2021.

Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 Ada 300 Ribu Dosis, Gubernur Riau Minta Daerah Gesa Vaksinasi

Dirincikannya, untuk harga jual CPO, PT. PTPN V mengalami kenaikan harga sebesar Rp 202,40/Kg, PT. Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 107,59/Kg, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 35,00/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 189,95/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami kenaikan harga sebesar Rp 178,40/Kg, dari harga minggu lalu.

Sedangkan untuk harga jual Kernel, PT. Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp. 79,36/Kg, PT. Asian Agri Group mengalami penurunan harga sebesar Rp. 59,00/Kg, PT. Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp. 110,18/Kg dari harga minggu lalu.

"Sementara dari faktor eksternal, naiknya harga TBS minggu ini karena harga CPO di Bursa Malaysia berada di MYR 3.478/ton. Melonjak 2,6% dibandingkan hari sebelumnya. kini CPO sudah relatif 'murah'," jelasnya.

Baca Juga: Pagi Hingga Siang Ini Provinsi Riau Berpotensi Diguyur, BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang

Akibatnya, kata Defris lagi, aksi borong terjadi sehingga harga terangkat. Selain itu, pasokan yang berkurang juga membuat harga CPO naik.

"Pada 1-15 Juni 2021, ekspor CPO Malaysia turun 7,9% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya," tandasnya.

PenulisR24/ibl


Loading...

Terpopuler

Loading...