Aku Sendirian : Jerit Tangis Masyarakat Indonesia Meminta Pertolongan Medis, Saat Tindakan Darurat COVID-19 Dimulai
Foto : Aljazeera
“Kami sedang terburu-buru,” kata Suherman.
“Orang-orang sedang menunggu peti mati, jadi kami harus bekerja cepat. Keluarga almarhum sedang menunggu,” tambahnya.
Baca juga: Makin Memanas, Dolar AS Tembus Rp 17.400!
Baca juga: Dari Ambisi 3 Periode sampai Dinasti Politik, Eks Penasihat Spiritual Jokowi Bicara Blak-blakan
“Sebelum COVID, kami tidak perlu bekerja terlalu keras. Kami bahkan tidak memiliki target berapa banyak yang harus kami hasilkan setiap hari. Tapi sekarang, kami harus memenuhi permintaan itu.”