Menu

Bersikeras Minta Dibebaskan, Edhy Prabowo Beberkan Kinerjanya Saat Menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan

Rizka 10 Jul 2021, 14:29
google
google

Selama sekitar setahun menjabat, Edhy mengaku kerap menyusuri seluruh wilayah Indonesia dan mencatat setiap keluhan dan masukan nelayan.

"Komunikasi dengan daerah berjalan lancar dan ketika ada kendala disampaikan ke pusat, responnya juga sudah cepat. Hal ini sudah jauh lebih baik dan menjadi terobosan yang luar biasa," katanya.

Edhy juga mengklaim Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan kinerja positif saat dipimpinnya meski di tengah pandemi. Berbagai terobosan, kata Edhy, dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Selama dirinya menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy membeberkan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor Perikanan Tangkap dari 1 Januari sampai dengan 7 Oktober 2020 senilai sekitar 470,57 miliar.

Sementara PNBP sektor perikanan budidaya mencapai Rp 14,85 miliar. Adapun nilai tukar nelayan sampai September 2020 mencapai 100,72 dan nilai tukar pembudidaya ikan sampai September 2020 mencapai 100,51. Sedangkan produksi perikanan tangkap mencapai 7.703.652 ton dan produksi perikanan budidaya sampai dengan Juni 2020 mencapai 7.700.000 ton.

Pada akhir Desember 2019, Edhy mengaku berupaya menyederhanakan perizinan usaha di pusat dan daerah, dengan meluncurkan aplikasi SILAT atau Sistem Informasi Izin Layanan Cepat.

Halaman: 123Lihat Semua