Fiersa Besari: Bagaimana Caranya Berpikir Positif Dengan Perut Lapar dan Dagangan Dipaksa Bubar?

Kamis, 15 Juli 2021 | 14:54 WIB
Fiersa Besari: Bagaimana Caranya Berpikir Positif Dengan Perut Lapar dan Dagangan Dipaksa Bubar? (Foto/int) Fiersa Besari: Bagaimana Caranya Berpikir Positif Dengan Perut Lapar dan Dagangan Dipaksa Bubar? (Foto/int)

RIAU24.COM - Pemerintah terus menegakkan PPKM. Bahkan sejumlah video yang beredar tampak petugas memaksa pelaku usaha menutup dagangannya jika melanggar aturan PPKM.

Terbaru viral video oknum Satpol PP memukul pemilik Warkop di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Yang bikin heboh anggota Satpol PP itu memukul istri pemilik Warkop yang sedang hamil. Hal itu terjadi karena istri pemilik Warkop melempar kursi ke arah anggota Satpol PP.

Penyanyi Fiersa Besari di akun twitternya sempat menuliskan soal berfikir positif yang katanya bisa meningkatkan imunitas tubuh. Dan dirinya menyentil bagaimana caranya berfikir positif kalau dalam keadaan lapar.

Baca Juga: Kader Bela Istri AHY yang Viral Karena Ayat Al Quran, Dede Budhyarto: Kerjaan Sampingan

"Konon, berpikir positif merupakan salah satu cara untuk meningkatkan imunitas tubuh. Lalu, bagaimana caranya berpikir positif dengan perut yang lapar dan dagangan yang dipaksa bubar?" cuit @FiersaBesari, Kamis (15 Juli 2021).

Warganet kemudian berikan ragam pendapat. @nurulnyung_: "Sulit untuk menerima, tapi dipaksa menerima. Mau bersuara menolak, khawatir disepak. Ah begitu rumitnya kehidupan di Republik Demokratik Kongo."

Baca Juga: Ribuan Warga Indonesia Meninggal Saat Jalani Isolasi Mandiri, Budi Gunadi Sadikin : Covid-19 Bukan Sakit Aib

@elizabethbara: "Bisa berpikir positif di saat seperti ini sepertinya suatu kemewahan sih Bung."

@Sitifat34273461: "Bicara lapar..mungkin bagi kami rakyat jelata, lebih baik mati dengan perut kenyang dari pada mati menahan lapar."

@nurhidayantoo: "Buat aparat. Please dong itu yg Sebenernya perlu dibubarin adalah kerumunannya, bukan pedagangnya. selama ga melayani makan ditempat dan tdk menimbulkan kerumunan ya biarin aja. Dan satu lagi tolong gausah pakai kekerasan selama penertiban."

PenulisR24/riki


Loading...
Loading...