Pria Mencoba Berenang Menyeberangi Selat Penang Untuk Bertemu Temannya Setelah Gagal Mendapatkan Surat Izin Perjalanan

Jumat, 16 Juli 2021 | 11:28 WIB
Foto : worldofbuzz Foto : worldofbuzz
<p>RIAU24.COM -  Seorang pria berusia 28 tahun mencoba berenang menyeberangi Selat Penang untuk menemui temannya setelah gagal mendapatkan surat perjalanan antar distrik dari polisi tanpa alasan yang sah.

Dilansir dari Astro Awani, peristiwa itu terjadi pada 12 Juli ketika pria itu mencoba berenang dari dermaga feri di Tanjung City Marina di Georgetown ke Seberang Perai. Namun, pria itu berubah pikiran dan berbalik ke arah dermaga karena kelelahan.

Baca Juga: “Aku ingin berikan dia satu pelukan terakhir karena aku tidak pernah mengucapkan selamat tinggal padanya,” Ayah Patah Hati setelah Anaknya Tewas dalam Kecelakaan Tragis



Kapolsek Timur Laut, Asisten Komisaris Soffian Santong mengatakan pria itu kemudian diselamatkan oleh staf dari Penang Port Sdn Bhd.

“Berdasarkan wawancara yang dilakukan, pria tersebut mengatakan bahwa dia bertekad untuk berenang ke Seberang Perai karena ingin bertemu dengan temannya setelah gagal mendapatkan izin antar distrik dari polisi,” katanya.

"Tidak ada dokumen identitas yang ditemukan pada pria itu, sebaliknya dia hanya menyebutkan detail pribadi seperti nama dan nomor kartu identitasnya secara lisan. Penyelidikan lebih lanjut menemukan bahwa pria itu berasal dari Bayan Lepas, Penang dan tidak memiliki pekerjaan.”

Baca Juga: Tewas di Acara Ulang Tahunnya, Kematian Remaja Ini Timbulkan Misteri


Soffian menambahkan, polisi berhasil menghubungi ibu pria tersebut yang mengatakan bahwa anaknya sudah lama tidak pulang ke rumah. Dia mengatakan dia menduga dia telah menjadi tunawisma selain memiliki masalah kecanduan narkoba.

Pria tersebut kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Penang (HPP) setelah mengalami patah lengan kanan akibat kejadian tersebut. Soffian mengatakan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan setelah pria itu menyelesaikan perawatannya dan dipulangkan.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...