Pria Dari India Ini Memiliki Kondisi Medis Langka, Menyebabkan Tidur Selama 300 Hari Dalam Setahun

Sabtu, 17 Juli 2021 | 11:30 WIB
Foto : worldofbuzz Foto : worldofbuzz

RIAU24.COM -  Dilansir dari Sleep Foundation, orang dewasa yang sehat membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur setiap malam.

Tapi itu tidak berlaku untuk pria dari India yang tidur 20-25 hari sebulan atau 300 hari setahun. Karena kelainannya, ia juga sangat sulit untuk bangun.

Purkharam, 42, menderita gangguan tidur langka yang dikenal sebagai Axis Hypersomnia. Dia didiagnosis dengan kelainan langka ini 23 tahun yang lalu, dan itu telah memengaruhi kesehatan dan gaya hidupnya sejak saat itu. Kondisi medis tersebut bahkan telah mempengaruhi hidupnya hingga anggota keluarganya harus memandikan dan memberinya makan saat ia sedang tidur, seperti dilansir The Indian Express.

Baca Juga: Hindari Kopi Jika Anda Memiliki 4 Gejala Ini, Bisa Berakibat Fatal Lho...

Pria berusia 42 tahun ini hanya bisa menjalankan toko kelontongnya lima hari dalam sebulan. Bahkan, dikatakan bahwa dia terkadang tertidur saat bekerja!

Dia biasa tidur selama lebih dari 7 hingga 8 hari setiap kali, tetapi gejalanya memburuk seiring waktu dan dia sekarang diduga tidur selama 20 hingga 25 hari berturut-turut, lapor The India Times.

Apa itu Hipersomnia?
Menjadi kebalikan dari insomnia, hipersomnia dapat menyebabkan seseorang mengalami kantuk di siang hari dan mereka mungkin membutuhkan lebih dari 9-10 jam tidur dalam periode 24 jam. Mereka dengan kondisi ini juga dapat tidur untuk waktu yang lama di malam hari. Dilansir dari Medical News Today, orang yang menderita gangguan ini mungkin juga mengalami kesulitan bangun, bahkan jika mereka memasang alarm.

Baca Juga: Khasiat Rebusan Jahe, Serai dan Gula Merah

Orang yang menderita hipersomnia mungkin memerlukan terapi perilaku serta obat-obatan untuk tetap terjaga. Faktanya, tanpa perawatan medis yang tepat, kondisi ini dapat secara signifikan memengaruhi kehidupan sehari-hari dan menyebabkan komplikasi lebih lanjut.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...