Pemerintah AS Hadapi Kesulitan Evakuasi Warga Afghanistan di Tengah Serangan Taliban

Selasa, 20 Juli 2021 | 13:52 WIB
Taliban Taliban

RIAU24.COM - Pemerintah Amerika sedang mengevakuasi 2.500 imigran Afghanistan ke sebuah pangkalan militer di AS di tengah serangan Taliban.

“Ini adalah warga Afghanistan pemberani dan keluarga mereka, seperti yang telah kami katakan, yang layanannya telah disertifikasi oleh Amerika Serikat oleh Kedutaan Besar di Kabul dan yang telah menyelesaikan proses pemeriksaan keamanan [visa imigran khusus] yang menyeluruh,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Ned Price, kepada wartawan selama Pengarahan hari Senin (19/7).
Baca Juga: Bayi Umur 3 Hari Tewas setelah Tidur dengan Orang Tuanya

 
“Mereka akan diberikan perumahan dan layanan sementara saat mereka menyelesaikan langkah terakhir dalam proses Imigran Khusus.”

Penerbangan evakuasi akan dimulai akhir bulan ini dan para imigran diantarkan ke Fort Lee, Virginia.

“Serangan Taliban adalah bertentangan langsung dengan klaim mereka untuk mendukung penyelesaian yang dinegosiasikan konflik dan proses perdamaian di Doha,” Kedubes AS di Kabul mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama dengan 16 misi diplomatik lainnya. 
Baca Juga: Atlet Aljazair Tolak Lawan Israel dan Mundur Olimpiade Tokyo 2020, Netizen: Harusnya Dikalahkan dan Hadiah Kasih Palestina
 
“Kami bergabung dengan Misi Bantuan PBB di Afghanistan dalam menyerukan Taliban dan semua pihak untuk segera mengakhiri kekerasan, menyetujui gencatan senjata permanen dan komprehensif, dan terlibat sepenuhnya dalam negosiasi damai untuk mengakhiri penderitaan rakyat Afghanistan dan membuka jalan," tambah pernyataan itu.

"Untuk penyelesaian politik inklusif yang menguntungkan semua warga Afghanistan dan memastikan bahwa Afghanistan tidak lagi berfungsi sebagai tempat yang aman bagi teroris.” 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...