Kasus Jamur Hitam India Capai 45.000, Serang Pasien yang Pernah Terpapar Covid-19

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:36 WIB
google google

RIAU24.COM - Menteri Kesehatan India, Mansukh Mandaviya, melaporkan 45.374 kasus infeksi langka dan berbahaya yang disebut mucormycosis atau jamur hitam, dikutip dari BBC, Rabu (21/7).

Hampir setengah dari pasien jamur hitam masih dalam perawatan. Sebagian besar kasus melibatkan pasien yang sebelumnya terpapar Covid-19.
Baca Juga: Negara Ini Pilih Tak Perpanjang Masa Darurat Meskipun Covid-19 Kian Mengkhawatirkan


Infeksi ini mempengaruhi hidung, mata, otak, bahkan menyebabkan sinus, dan mengancam nyawa. 

Dokter mengatakan infeksi tampaknya menyerang 12 hingga 18 hari setelah pemulihan dari Covid.

Menurut data resmi, Maharashtra, Gujarat, Tamil Nadu dan Rajasthan berada di tingkat pertama jumlah kasus terbanyak.

"Biasanya, kematian pada mucormycosis terjadi berminggu-minggu hingga berbulan-bulan setelah terkena penyakit. Sistem kami saat ini tidak baik untuk menangkap data itu," kata dr Raghuraj Hegde, ahli bedah mata, kepada BBC.

Baca Juga: Taliban Kian Ganas, Pakistan Ambil Sikap Kerahkan Militer Jaga Perbatasan

Banyak pasien meninggal bahkan sebelum mendapat perawatan di rumah sakit. Dan beberapa pasien yang dinyatakan sembuh mengalami kambuh.

"Kami melihat pasien yang dirawat secara agresif untuk penyakit ini dan keluar dari rumah sakit kembali dengan infeksi berulang yang bermanifestasi dalam penyebaran penyakit yang lebih luas di mata atau otak," kata Dr Akshay Nair, ahli bedah mata di Mumbai, kepada BBC.

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...