Terlahir Sebagai Cucu Konglomerat Bos Djarum, Lucy Agnes Lebih Pilih Jadi Biarawati: Tak Ragu Cabut Belatung dari Luka Manusia

Minggu, 12 September 2021 | 00:18 WIB
google google

RIAU24.COM -  Terlahir dari keluarga konglomerat bisa menjadi sebuah anugerah bagi seseorang, terutama bagi Lucy Agnes.

Namun, cucu konglomerat bos Djarum ini lebih pilih jadi biarawati ketimbang duduk di rumah menikmati bisnis keluarganya yang sangat menjanjikan.

Keputusan Lucy Agnes ini sempat membuat heboh di dunia maya saat beredar foto seorang suster cantik yang diklaim sebagai cucu dari bos perusahaan rokok terkemuka, Djarum.

Lucy Agnes adalah putri dari Paul dan Cecilia Darmoko, pemilik dari restoran Ayam Bulungan. Ia terlahir dengan nama asli Maria Donna Dewiyanti Darmoko.

Baca Juga: Ekspresi Selfie Kocak Givina Lukita Dewi Adik Komika Uus, Netizen: Gemes Banget

Nama Lucy Agnes sempat mencuat ke publik setelah ia memutuskan untuk meninggalkan kekayaannya dan memilih mengabdi kepada Tuhan dan menjadi seorang biarawati.

Melansir dari Pos-Kupang, ibu dari Suster Lucy sendiri adalah saudara sepupu dari pemilik Djarum, Robert Budi Hartanto.

Suster Lucy Agnes juga menempuh pendidikan eksklusif di luar negeri. Yakni menjalani pendidikan SMA dan kuliah di Perth Australia. Dan melanjutkan pendidikan magister (S2) di kampus yang berada di daerah Chicago, Amerika Serikat.

Meskipun berasal dari keluarga kaya raya, Suster Lucy memilih jalan hidup sederhana dan melayani umat. Ia merupakan pengikut Ibu Teresa yang dikenal hanya memiliki dua set pakaian.

Menurut rekan-rekannya, Suster Lucy sangat setia menjalankan kaul kemiskinan dan menikmati kehidupannya.

Baca Juga: Berusia 43 Tahun, Ini Potret Model Cantik dan Seksi Yeyen Lidya yang Pernah Dijuluki Aktris Panas

Di Kalkuta, India, di mana ia pernah menjadi sekretaris pimpinan kongregasi Missionaris Claris.

Suster Lucy juga dikenal paling sedia jika harus mendampingi orang-orang yang sekarat.

Bukan hanya itu, Suster Lucy bahkan tanpa ragu-ragu apalagi jijik bersedia untuk mencabuti belatung-belatung dari luka-luka yang sudah membusuk di organ-organ tubuh pasien.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...