Persaingan Para Anggota Golkar Untuk Jadi Pemimpin, Usai Ditetapkan Jadi Terdakwa Oleh KPK

Senin, 13 September 2021 | 09:40 WIB
Foto : Tempo Foto : Tempo

RIAU24.COM - Tiga politisi Partai Golkar diduga bersaing memperebutkan posisi sesama anggota Partai dan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin yang saat ini menjadi target Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) dalam penyelidikan dugaan korupsi terbaru mereka. 

Syamsuddin bukan hanya Wakil DPR, tapi juga Wakil Partai Golkar.

Baca Juga: Pakar Ini Prediksi Puan Maharani Bisa Gantikan Posisi Megawati Sekaligus Menjadi Ini

Mengutip laporan terbaru dari Majalah Tempo (12 September), pembicaraan internal Partai marak tentang kasus dugaan korupsi yang dikaitkan dengan Syamsuddin dengan sejumlah politisi yang bertujuan untuk menggantikannya.

Anggota Dewan Golkar Partai Golkar, Fahmi Idris, dalam wawancaranya mengakui adanya kompetisi ini dan memandangnya sebagai hasil yang wajar apalagi jika materinya dilingkupi masalah hukum.

"Secara internal, ini agak konsekuensi hukum," kata Idris pada 10 September, majalah itu melaporkan. 

Ia kemudian mencontohkan hal serupa pada 2017 ketika Ketua DPR dijabat Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, yang saat itu sedang diperiksa terkait kasus korupsi besar-besaran proyek KTP elektronik. 

Baca Juga: Politisi PDIP Ini Minta Moeldoko Sudahi Cebong Vs Kampret di 2024

Saat ini ada tiga nama yang dikabarkan mengincar posisi Syamsuddin di DPR, yakni Melchias Marcus Mekeng, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, dan Adies Kadir yang merupakan pengurus Partai Golkar. 

Fahmi Idris mengatakan, Partai tidak akan kekurangan calon pengganti Azis, bahkan mengatakan, “Ini bukan urusan yang sulit,” namun menegaskan posisinya akan tergantung pada keputusan Ketua Umum Partai Airlangga Hartarto. 

Azis Syamsuddin saat ini menjadi tersangka dalam penyidikan KPK berdasarkan dakwaan yang dikutip dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat karena diduga menyuap mantan penyidik ​​KPK. Baca laporan lengkapnya di Majalah Tempo Edisi 12 September terbaru.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...