Politisi PDIP Ini Minta Moeldoko Sudahi Cebong Vs Kampret di 2024

Senin, 20 September 2021 | 14:33 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko. Sumber: Internet Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Anggota Komisi II Fraksi PDIP, Hugua mengaku tak mau pertentangan seperti cebong vs kampret terulang di Pilpres 2024.

Alhasil dia meminta kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) TNI Moeldoko mulai menata komunikasi politik dikutip dari kumparan.com, Senin, 20 September 2021.

"Karena kita menghadapi pilkada serentak 2024 dan pengalaman kita versus cebong dan kampret ini harus mulai ditata komunikasi politik. Mohon maaf Pak Moeldoko, ini terakhir-terakhir simbol negara kita sedikit terganggu," ujarnya.

Baca Juga: Kader Partai Banteng Moncong Putih 'Serang' Rocky Gerung, Sebut Orang Berpemikiran Dangkal

Tak hanya itu, Hugua juga berharap komunikasi yang disampaikan KSP tak menimbulkan pertentangan.

Pertentangan akibat pemilu dan isu-isu serupa harus segera diantisipasi.

"Mulai dari makian-makian kemarin, itu terusik saya sebagai warga negara. Perlu pola komunikasi, karena di kepresidenan ini ada tata kelola dan ada kultur," ujarnya.

Baca Juga: Sebut AHY Datangkan Saksi Gak Nyambung, Jadi Alasan Pengacara Moeldoko Hanya Bisa Diam di Persidangan

Agar permintaanya itu menjadi kenyataan, Hugua meminta ada aturan yang mengingatkan bagi jajaran staf presiden hingga menteri dalam berkomunikasi di publik baik dari penampilan hingga penyampaian kata.

"Saya pengin di satuan tiganya dibuat tata cara. Sehingga tata cara ke lapangan, pakaian, ke wartawan komunikasi ditata rapi. Sebab kalau simbol negara terkesan terlecehkan di masyarakat, kita ke mana lagi?" ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...
Loading...