Kereta Eurostar Rela Berhenti Darurat karena Pria London Dinilai Pakai Jenis Masker yang Salah

Jumat, 08 Oktober 2021 | 21:25 WIB
Kredit: Peter Allen Kredit: Peter Allen

RIAU24.COM - Sejumlah anggota polisi Prancis menaiki kereta api Eurostar tujuan London setelah salah seorang penumpang berkewarganegaraan Inggris dinyatakan mengenakan jenis masker yang salah.

Pria Inggris itu ditangkap dan diseret keluar dari kereta yang berhenti darurat di Lille, Prancis utara.

Insiden itu terjadi tak lama setelah Eurostar 9031 meninggalkan Paris Gare du Nord pada pukul 13.13 waktu Prancis, Kamis (7/10).

Pria berusia sekitar 40an itu diyakini berasal dari Liverpool, dia langsung dikepung oleh delapan petugas polisi berseragam lengkap dengan senjata.

"Saya tidak melakukan kesalahan apa pun dan menghormati semua aturan virus corona, ini benar-benar keterlaluan," katanya, saat dia dipaksa keluar di depan penumpang lain yang tercengang.

“Saya sama sekali tidak tahu tentang semua ini, kecuali bahwa seorang anggota staf Eurostar sangat tidak menyukai saya, dan menuduh saya tidak mengenakan jenis masker yang tepat," tambahnya.

“Sekarang saya akan ditinggal sendirian di Prancis, ketika yang ingin saya lakukan hanyalah pulang dari perjalanan kerja."

Ditanya oleh penumpang lain mengapa pria itu dipaksa turun, salah seorang polisi bilang "Kami tak tahu mengapa, ini lagi nyari tau."

Manajer wanita Eurostar, membenarkan bahwa dia mengadukan pria itu yang dinilainya tak menggunakan jenis masker yang tepat.

Penumpang lain yang dikejar waktu ikut emosi, pasalnya, pemberhentian tiba-tiba itu membuang waktu mereka sekitar 15 menit.

"Mengapa Eurostar menghentikan keretanya dan menunda ratusan penumpang, karena perselisihan kecil tentang masker satu orang?" kata seorang penumpang.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...