Gerindra Kritik Prasetio yang Sebut Anies Baswedan Stop Bohong: Ketularan Giring atau Salah Minum Obat?

Senin, 11 Oktober 2021 | 09:21 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Syarif

RIAU24.COM - Pernyataan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi yang menuding Anies Baswedan telah berbohong direspon oleh Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif.

Dia sendiri berkelakar Prasetio sudah sama seperti Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha.

"Ketularan Giring atau salah minum obat atau apa ya," ujarnya dilansir dari Rmol.id, Ahad, 10 Oktober 2021.

Baca Juga: Gibran Anak Jokowi, Bima Arya dan Ganjar Pranowo Bahas Politik, Soal Apa?

Prasetio menganggap Anies berbohong soal Pemilihan Gubernur (Pilgub) atau Pilkada DKI yang mundur dari 2022 ke 2024. Dia bahkan menekankan agar Anies jangan seolah-olah membangun narasi pemerintah pusat mengundurkan Pilgub DKI untuk mengganjal ambisi politik mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Dalam keterangan tertulisnya, Prasetio melampirkan dua konteks. Pertama pernyataan Anies soal kampanye ketika berbicara di acara PAN di Bali. Kedua pendapat relawan Anies, Geisz Chalifah, bahwa jagoannya tak bisa lagi memperpanjang masa jabatan lantaran Pilgub diundur ke 2024.

Disebutkannya, pernyataan Anies di acara PAN tak mengandung unsur kebohongan. Karena, Anies hanya menyampaikan batal kampanye di 2022, sehingga akan hidup bebas. "Menurut saya salah baca," ucap dia.

Baca Juga: Pakar Ini Tak Yakin PDIP Punya 10 Calon di Pilpres 2024, Padahal Aslinya Cuma 3

Sementara soal pernyataan Geisz Chalifah, Syarif menyebut, merupakan pendapat pribadi seorang relawan Anies. Pernyataan Geisz tidak bisa ujuk-ujuk dianggap mewakili suara Anies.

"Pak Pras salah kalau yang dituju (maksud Anies Baswedan bohong) dasarnya adalah pernyataan Geisz Chalifah," jelas Syarif.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...