Ketika Prabu Siliwangi Sukses Satukan 2 Kerajaan Terbesar di Tanah Sunda

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:51 WIB
Ilustrasi. Sumber: Internet Ilustrasi. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Sejarah Kerajaan Pajajaran tak terlepas dari peran Prabu Siliwangi.

Alasannya karena berkat Prabu Siliwangi, dua kerajaan terbesar di Tanah Sunda, Kerajaan Sunda dan Galuh dapat bersatu dikutip dari buku: Hitam Putih Kerajaan Pajajaran: dari Kejayaan hingga Keruntuhan Kerajaan Pajajaran karya Fery Taufiq El Jaquene dan okezone.com.

Cikal bakal penyatuan Kerajaan ini pertama kali terjadi pada 723 Masehi. Dilakukan oleh Raja Sanjaya. Sayang, pada 759 Masehi kerajaan terpecah.

Baca Juga: Momen Mengharukan Ketika Seekor Gajah Mengenali Dokter yang Dulu Pernah Merawatnya

Namun, keadaan kembali berubah ketika Raja Banga Sanghyang Banga memerdekakan kembali Kerajaan Sunda dari kekuasaan Galuh.

Kedua Rakryan Wuwus menjadi Raja Sunda bergelar Prabu Gajah Kulon pada tahun 819 Masehi. Sehingga, di bawah kekuasaan Prabu Gajah Kulon, Kerajaan Sunda dan Galuh kembali dalam satu pemerintahan.

Tetapi pada 1382 Masehi saat Wastukancana menjabat sebagai raja, malah membagi kekuasaan kepada kedua putranya. Akhirnya dua kerajaan ini kembali terpecah.

Baca Juga: Inilah 5 Proses Menakutkan Ketika Ingin Digigit Oleh Seekor Hiu

Setelah naik tahta, Sri Baduga Maharaja atau yang akrab disapa Prabu Siliwangi pada 1482 Masehi membuat dua kerajaan ini bersatu kembali.

Tak hanya itu Siliwangi juga berhasil meluaskan kekuasaan dan merebut beberapa wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit seperti daerah yang ada di Lampung.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...