Sosok Kartini Sjahrir, Adik Luhut yang Akan Jadi Komisaris Lippo Karawaci: Bukan Orang Sembarangan

Senin, 11 Oktober 2021 | 13:57 WIB
google google

RIAU24.COM -  Nama Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir menjadi sorotan karena digadang-gadang akan diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Pengangkatan adik kandung Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ini sebagai Komisaris Independen LPKR, akan dimintakan persetujuannya di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Perusahaan properti di bawah Lippo Group itu, akan menggelar RUPSLB pada Rabu, 13 Oktober 2021. "Perubahan susunan anggota Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan," kata Corporate Secretary Lippo Karawaci, menjelaskan agenda RUPSLB, dikutip Senin (11/10).

Baca Juga: Kisah Ajaib Saat Kecelakaan Pesawat di Gorontalo, Seluruh Penumpang Selamat

Masuknya istri mendiang ekonom senior, Dr. Sjahrir itu, ke perusahaan di bawah Lippo Group sebenarnya bukan hal baru. Karena saat ini dia menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Siloam International Hospitals Tbk, pengelola rumah sakit di bawah Lippo Group.

Nurmala Kartini Sjahrir merupakan adik kandung dari Luhut Binsar Pandjaitan. Mereka merupakan bagian dari lima bersaudara anak pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida Naiborhu.

Selain dikenal sebagai adik kandung Luhut, Nurmala Kartini Sjahrir juga punya rekam jejak akademik dan karier yang mumpuni. Dia memperoleh gelar Master dan Doktor di bidang Antropologi dari Boston University, Massachusetts, AS, tahun 1990. Gelar Sarjana Antropologi-nya sendiri diperoleh dari Universitas Indonesia.

Baca Juga: Pernyataan Said Aqil dan Gus Yaqut Bikin Masyarakat 'Panas', Termasuk Orang Berpengaruh yang Satu Ini

Sejak 2020, dia menjabat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat di Universitas Sumatera Utara. Pada 2015-2019, Nurmala Kartini Sjahrir merupakan Penasihat Senior untuk Masalah Perubahan Iklim pada Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia.

Selain di dalam negeri, kiprahnya juga menjangkau lembaga regional dan global. Dia pernah menjadi wakil Indonesia di Dewan Penasihat ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (ASEAN-AIPR) pada tahun 2018-2020. Pernah juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Argentina, Uruguay dan Paraguay dari tahun 2010 sampai 2014.

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...