Tragis, Siswa Ini Alami Cacat Permanen Setelah Dipaksa Melakukan Jongkok Hingga 150 Kali Usai Dihukum Oleh Gurunya

Senin, 11 Oktober 2021 | 14:58 WIB
Foto : India.com Foto : India.com

RIAU24.COM -  Seorang siswa berusia 14 tahun dari Provinsi Sichuan, China Barat Daya, menjadi cacat permanen setelah diberi hukuman fisik di mana ia harus melakukan 150 squat di sekolahnya Juni lalu.

Seperti dilansir Global Times, siswa sekolah menengah pertama, Ren, dari Sekolah Menengah Kejuruan Xianshi, dihukum oleh seorang siswa bernama Mu. Dilaporkan bahwa Ren ditemukan melanggar peraturan administrasi asrama dengan membawa makanan ringan.

Seorang guru, Liu, yang mengawasi asrama juga hadir pada saat itu tetapi tidak berusaha untuk menghentikan insiden tersebut, yang menyebabkan cedera permanen pada kaki kiri Ren.

Baca Juga: Video Buaya Besar Menyerang Seorang Perenang dan Menggigit Lengannya, Jadi Viral di Twitter

Menurut Global Times, ibu Ren, Zhou, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 10 malam pada 10 Juni tahun lalu, ketika Mu dan Liu sedang memeriksa asrama Ren untuk memeriksa apakah ada orang yang membawa makanan ringan tanpa izin.

Mu diduga menemukan sebungkus makanan ringan di tempat tidur Ren dan memerintahkannya untuk melakukan 300 squat sebagai hukuman, tetapi Ren menyangkal bahwa makanan ringan itu miliknya dan mengatakan bahwa kakinya telah terluka pada bulan April tahun itu. Dia kemudian dipaksa melakukan 150 squat di bawah pengawasan Mu dan Liu.

Baca Juga: Pria Merencanakan Kematiannya Sendiri Untuk Mendapatkan Uang Hingga Miliaran Rupiah, Menggunakan Cobra Sebagai Senjata Pembunuhan

Didiagnosis dengan pembatasan mobilitas seumur hidup 

Setelah kejadian itu, Ren menjalani perawatan medis di beberapa rumah sakit dan bahkan menjalani operasi. Sayangnya, dia didiagnosis dengan pembatasan mobilitas seumur hidup. Sejak itu dia harus berjalan dengan kruk. Dia tidak hanya didiagnosis dengan cedera fisik tetapi juga menderita depresi akibat insiden tersebut.

Menurut seorang guru di sekolah, tidak ada perselisihan antara Ren dan Mu sebelum insiden itu.

Juga telah dilaporkan bahwa orang tua Ren dan sekolah belum menyelesaikan perselisihan mengenai kompensasi dan perawatan lanjutan setelah satu tahun negosiasi, meskipun sekolah telah menanggung biaya perawatan medis Ren sebesar 109.774 yuan (RM 71.060,12) sejauh ini.

Guru pengawas asrama, Liu, dipecat pada 14 Juli.

PenulisR24/dev


Loading...

Terpopuler

Loading...