Wafatnya Datuk Sri Al Azhar, Bupati Bengkalis dan LAMR Ucapkan Belasungkawa

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:42 WIB
Datuk Sri Al Azhar Datuk Sri Al Azhar

RIAU24.COM -BENGKALIS - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis mengucapkan turut berduka atas meninggalnya Datuk Seri Al Azhar Ketua MK LAMR Provinsi Riau.

Seperti disampaikan Datuk Seri Sofyan Said yang merupakan Ketua Dewan Pimpinan Harian LAMR Bengkalis, Rabu 13 Oktober 2021 kepada sejumlah wartawan.

Wafatnya Datuk Al Azhar ini membuat masyarakat Riau kehilangan pimpinan adat yang menjadi panutan dan orang yang selalu berjuang untuk kepentingan masyarakat adat di provinsi riau. Karena selama beliau menjabat sebagai Ketua MK LAMR Provinsi almarhum sangat peduli dengan hak hak masyarakat adat.

"Kita mendoakan almarhum ditempatkan di tempat yang layak. Sesuai amal ibadahnya semasa hidup. Kita merasa kehilangan, kita dari LAMR Bengkalis tidak bisa hadir dipemakaman beliau, hanya doa yang kami kirimkan bersama pengurus LAMR Bengkalis,"ujar Sofyan Said.

Baca Juga: Bravo! Sepanjang 2021 Satnarkoba Polres Bengkalis Sita 150 Kg Sabu Serta 40 Ribu Butir Ektasi

Secara pribadi Sofyan Said menilai selama Al Azhar bertugas di LAMR ini beliau sangat responsif menyelesaikan permasalahan adat yang muncul. Bahkan Al Azhar dianggap sudah banyak berperan untuk masyarakat.

"Satu diantara terkait ali kelola blok rokan kemarin. Al Azhar termasuk yang paling berperan agar masyarakat adat mendapatkan hak di blok rokan ini,"ujarnya lagi.

Sofyan mengatakan akan selalu mengingat seluruh tunjuk ajar almarhum bapak Al Azhar semasa hidupnya. 

Tunjuk ajar Al Azhar akan menjadi bekal pengurus LAMR provinsi dan Kabupaten untuk melanjutkan tugas beliau untuk memimpin lembaga adat ini.

Sementara, berita duka meninggalnya Al Azhar juga sampai ke Bupati Bengkalis Kasmarni. Menurutnya, atas kepergian Datuk Seri Al Azhar Doa Bupati dan masyarakat adat akan mengiringi beliau, semoga husnul khotimah

Baca Juga: Balitbang Bengkalis Gelar Pameran Anugrah Juara Lomba Penelitian Tingkat SMA

Kasmarni mengatakan, masyarakat Provinsi Riau, khususnya Kabupaten Bengkalis kehilangan karena sosok yang sangat peduli terhadap budaya Melayu di Bumi Lancang Kuning.

Selama hidupnya, memilih Datuk Seri Al Azhar sebagai seorang wan dan sastrawan, membangun tenaga dan pikirannya untuk Provinsi Riau. Bupati Kasmarni berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan tabah dan ikhlas menerima cobaan dari Allah SWT.

“Segala dosa dosanya dan kesalahan semasa hidup diampuni, serta ditempatkan di tempat sebaik-baiknya di sisi Allah SWT. Amin ya rabbal alamin,” doanya.

Bupati Bengkalis juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis untuk mendoakan Al Azhar.

“Semoga seluruh pengabdiannya selama ini dalam memajukan pembangunan budaya di Bumi Lancang Kuning diganjar nilai pahala oleh Sang Khalik,"ungkapnya.

"Meskipun terasa berat dan berat sekali, ditinggalkan oleh orang-orang tercinta, saya berharap agar keluarga maupun orang terdekat tetap tabah dan ikhlas atas kepergian Datuk Seri Al Azhar. Karena semua itu sudah menjadi ketetapan Allah SWT,"pungkas Bupati.

 

PenulisR24/hari


Loading...
Loading...