Anies-Ganjar Dituduh Jadi Biang Perubahan Peta Pilpres 2024, Kenapa?

Selasa, 07 Desember 2021 | 06:52 WIB
Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan. Sumber: Internet Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, dan Anies Baswedan. Sumber: Internet

RIAU24.COM -  Pendiri lembaga survei dan konsultan politik Cyrus Network, Hasan Nasbi menyebutkan akan terjadi perubahan dalam peta Pilpres 2024.

Perubahan ini disebabkan masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan habis pada 2022 serta 2023.

"Pertama, ada tokoh-tokoh yang habis masa jabatannya," ujarnya dikutip dari cnnindonesia.com, Selasa, 7 Desember 2021.

Baca Juga: Begini Reaksi Keras PKS Soal Usulan PIDP yang Mau Ahok Jadi Kepala Ibukota Baru

Alasannya karena dua kepala daerah itu masuk dalam tokoh potensial dari tahun ke tahun. Anis-Ganjar disejajarkan dengan Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Setelah Anies-Ganjar, faktor lainnya adalah koalisi lebih awal antarparpol dan penentuan calon lebih awal.

Apa lagi publik masih belum mengetahui sosok yang memiliki tiket untuk maju di Pilpres 2024.

Baca Juga: Ada Penampakan Airlangga-Khofifah di Tempat Strategis, Bukti Nyapres?

Kondisi tersebut terjadi ditengah adanya tiga parpol yang memiliki potensi mengusung kader sendiri karena hanya membutuhkan tambahan satu parpol yaitu PDIP, Golkar, serta Gerindra.

"Ini dua hal yang bisa mengubah peta survei. Kalau sudah dibungkus saya yakin orang akan melihat, oh ini yang sudah punya tiket," ujarnya.

PenulisR24/azhar


Loading...

Terpopuler

Loading...