Ilmuwan Jepang Ciptakan Masker Wajah Dari Sel Burung Unta Yang Bersinar Saat Terkontaminasi Covid-19

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:00 WIB
Foto : Internet Foto : Internet

RIAU24.COM - Para ilmuwan di Jepang telah menemukan masker wajah yang bersinar di bawah sinar ultraviolet saat terkontaminasi virus Covid-19. Masker ini tidak hanya akan membantu mendeteksi virus pada tingkat yang jauh lebih cepat tetapi juga jauh lebih hemat biaya! Masker bersinar berkat filter yang dapat dilepas yang disemprotkan dengan cairan kimia sebelum terkena sinar ultraviolet.

Pemimpin kelompok penelitian dari Universitas Kyoto, Yasuhiro Tsukamoto, berbagi dengan dezeen bahwa gagasan itu berasal dari burung unta dan sistem kekebalan mereka yang kuat.

Baca Juga: Segera Tinggalkan 4G, Ini Kelebihan 5G

“Burung unta jarang mati karena kotoran, luka ringan atau penyakit, dan hidup selama 60 tahun. Saya menyadari bahwa rahasia umur panjang adalah tahan terhadap penyakit menular dengan kekebalan dan ketahanannya yang luar biasa, jadi saya mulai meneliti antibodi burung unta dengan sungguh-sungguh”, katanya.

Mengingat antibodi dari kelinci dan tikus, yang paling umum digunakan dalam penelitian ilmiah, dapat berharga jutaan dolar per gram, antibodi yang diambil dari telur burung unta berharga kurang dari 1.000 dolar (RM4183.50) per gram dan dapat dikumpulkan lebih cepat .

Baca Juga: Tahukah Kamu? IPhone yang Hilang Membuat Warren Buffett Berinvestasi Miliaran di Apple, Inilah Alasannya


“Jika infeksi virus dapat dideteksi dengan memasang filter mulut yang membawa antibodi burung unta dalam 'masker sekali pakai' yang digunakan setiap hari di dunia, orang yang terinfeksi non-gejala seperti penyebar super dapat diobati secara sukarela pada tahap awal. Ini adalah perangkat yang praktis dan murah yang mencegah invasi virus Covid-19 ke dalam tubuh manusia”, tambahnya.

Tsukamoto juga berharap metode deteksi dini ini bisa diterapkan juga untuk virus lain.


 

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...