Pandemi Covid-19 Mendorong Warga di Negara Ini Untuk Menjual 28 Ton Emas Demi Memenuhi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 22 Januari 2022 | 09:58 WIB
Foto : India.com Foto : India.com

RIAU24.COM -  Untuk mengelola kebutuhan moneter, terutama keadaan darurat medis, banyak orang Gujarat memilih untuk melikuidasi aset emas mereka , menurut TNN. Sekitar 28 metrik ton emas telah dijual di negara bagian itu sejak pandemi merebak, menurut para pelaku industri.

World Gold Council (WGC) memperkirakan bahwa 142 MT emas didaur ulang di India dari April 2020 hingga Desember 2021. 

Baca Juga: Dengar Suara Teriakan Minta Tolong dari Rumah Kosong, Pria Ini Ngintip dan Lihat Wanita Dirantai

Pemulihan ekonomi tidak konsisten

Para ahli percaya bahwa pemulihan ekonomi belum konsisten di semua sektor. 

emas

“Pemulihan baik di sektor perdagangan dan industri telah condong sejak pandemi. Di sektor-sektor tertentu seperti IT dan E-commerce, pertumbuhannya sangat fenomenal. Namun, di beberapa sektor manufaktur lainnya, pendapatan masyarakat masih belum pulih sepenuhnya mengingat bisnis gangguan. Sejumlah pedagang kecil terpaksa menutup toko atau mencari sumber pendapatan alternatif. Untuk membayar utang atau memenuhi pengeluaran rumah tangga dan biaya darurat, banyak orang seperti itu telah menjual emas, "kata Haresh Acharya yang merupakan direktur India Bullion and Asosiasi Perhiasan (IBJA).

"Banyak di daerah pedesaan juga terpaksa menjual emas untuk memenuhi pengeluaran medis darurat. Semua faktor ini menyebabkan peningkatan yang signifikan dalam daur ulang emas yaitu menjual emas secara tunai," tambahnya. 

Baca Juga: Niat Hati Pengen Selfie, Remaja Perempuan Ini Tergelincir dari Puncak Tebing setinggi 50 Kaki

pandemi

“Daur ulang emas menyaksikan lonjakan 15% di India karena pandemi karena orang ingin memenuhi kebutuhan uang tunai dan modal mereka. Faktanya, lonjakan harga emas juga memaksa mereka untuk menjual emas untuk membukukan keuntungan mereka juga. Namun, emas daur ulang turun secara signifikan selama dua kuartal terakhir," kata Somasundaram PR yang merupakan direktur pelaksana, India, WGC.

"Berbagai bank telah meluncurkan produk pinjaman emas mengingat lonjakan permintaan. Orang-orang di India cenderung memiliki nilai sentimental yang melekat pada emas dan banyak yang tidak memilih untuk menjualnya tetapi menggadaikannya dengan pinjaman. Dengan pengembalian yang lebih baik karena lonjakan harga emas, banyak orang memilih pinjaman emas juga, "tambahnya.

PenulisR24/dev


Loading...
Loading...