Kepala WHO Tekankan Omicron Bukanlah Varian Terakhir dari Mutasi COVID-19
ilustrasi/net
RIAU24.COM - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, menekankan bahwa sangatlah berbahaya jika berasumsi omicron akan menjadi varian terakhir dalam mutasi Covid-19.
zxc1
“Ini adalah kondisi ideal varian lain muncul,” tambahnya.
Baca juga: Indonesia Jangan Cuma Jadi Pasar Terapi Gen Dunia, Kepala BPOM: Saatnya Jadi Pemain Utama
zxc2Berbicara pada pembukaan pertemuan Dewan Eksekutif WHO, Tedros mengatakan sejak omicron pertama kali diidentifikasi sekitar sembilan minggu yang lalu, lebih dari 80 juta kasus telah dilaporkan.