Pendemo Mengaku Sebagai Suku Dayak Malah Salah Sebut Nama Edy Mulyadi, Netizen: Eh Buset Ternyata Settingan

Senin, 31 Januari 2022 | 11:29 WIB
google google

RIAU24.COM -  Nama Edy Mulyadi nampaknya semakin populer di Kalimantan. Sayangnya, nama itu populer sebagai biang kemarahan suku Dayak yang disebut daerahnya sebagai tempat jin buang anak.

Tak sedikit dari warga Kalimantan yang melampiaskan kemarahannya dengan cara unjuk rasa dan memberikan ultimatum agar Edy Mulyadi berhati-hati dalam berbicara. 

Baru-baru ini beredar unggahan video diduga suku dayak salah menyebut nama Edy Mulyadi ketika tengah melakukan ultimatum viral di media sosial. 

Video salah menyebut nama Edy Mulyadi diketahui dari akun twitter @hukum_suka2, belum lama ini. 

Baca Juga: Buntut Kasus Penembakan Brigadir J, Tiga Jenderal Ini Kehilangan Jabatan

Dalam video itu mulanya menayangkan beberapa suku dayak hendak membuat video pernyataan protes terhadap Edy Mulyadi. Kemudian salah satu dari mereka memimpin untuk menyampaikan kemarahan mereka. 

"Menginjak-injak harga diri, budaya, adat-istiadat, tanah leluhur. Kami orang Dayak di Kalimantan. Saudara Dedi Sitorus mulai pada hari ini,” ujar perwakilan Suku Dayak sembari mengacungkan parang. 

Perekam video langsung berhenti mengarahkan kamera yang menyorot para tokoh Dayak itu karena salah menyebut nama.

Sontak saja unggahan video itu langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang curiga jika Suku Dayak melakukan demo terhadap pernyataan Edy Mulyadi itu karena ada yang menyuruh. 

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak: Brigadir J Tahu Rahasia Gelap FS dan Memberitahu Ibu PC

"Eh buset ternyata settingan, niat banget,"  ungkap @lukmaninsid***

"Dana nya blom cair, kaka pembina lupa kasih namanya," ungkap @rusli_a***

"cc @tvOneNews tolong dong yg gini ini dibahas. siapa kira2 sutradaranya, dan kenapa itu sutradaranya kok begitu bodoh? apa mgkin byk viceo provokasi yg lainnya yg dia buat? semoga saja ini menjadi langkah kecil utk menumpas para pengadudomba yg jualan sara di negara kita.," ungkap @KepoP***

PenulisR24/riz


Loading...
Loading...