Menu

Rusia Menembaki Masjid yang Menampung 80 Warga Sipil di Mariupol

Devi 14 Mar 2022, 10:37
Foto : Internet
Foto : Internet

RIAU24.COM -  Pasukan Rusia menembaki sebuah masjid di kota pelabuhan Mariupol, Ukraina selatan, tempat lebih dari 80 orang dewasa dan anak-anak mengungsi, kata kementerian luar negeri Ukraina, Sabtu. Kementerian mengatakan dalam sebuah tweet bahwa warga Turki termasuk di antara mereka yang mencari perlindungan di masjid ketika dibombardir.

“Masjid Sultan Suleiman the Magnificent dan istrinya Roxolana (Hurrem Sultan) di Mariupol ditembaki oleh penjajah Rusia,” kata kementerian luar negeri. “Lebih dari 80 orang dewasa dan anak-anak bersembunyi di sana dari penembakan, termasuk warga Turki.”

Tidak disebutkan apakah ada orang yang tewas atau terluka.

Moskow membantah menargetkan wilayah sipil dalam apa yang disebutnya operasi militer khusus di Ukraina. Ukraina menuduh Rusia menolak mengizinkan orang keluar dari Mariupol , di mana blokade telah menyebabkan ratusan ribu orang terperangkap. Rusia menyalahkan Ukraina atas kegagalan mengevakuasi orang.

Mariupol telah dikepung dan dibombardir selama lebih dari dua minggu dan dikepung oleh pasukan Rusia.

Situasi di kota pelabuhan yang strategis itu "putus asa", di mana warga sipil berusaha mati-matian untuk melarikan diri, tetapi tanpa air atau pemanas, dan kehabisan makanan, kata seorang eksekutif teratas Doctors Without Borders (Medecins Sans Frontieres, atau MSF) pada Jumat.

Halaman: 12Lihat Semua