5 Masalah Kesehatan Wanita yang Tidak Boleh Anda Abaikan

Senin, 09 Mei 2022 | 14:04 WIB
5 Masalah Kesehatan Wanita Umum yang Tidak Harus Anda Abaikan 5 Masalah Kesehatan Wanita Umum yang Tidak Harus Anda Abaikan

RIAU24.COM -  Penuaan adalah proses yang disertai dengan sejumlah perubahan tambahan – baik dalam pola makan maupun gaya hidup. Mempertahankan pola makan yang tepat dan gaya hidup sehat menjadi sangat penting selama periode ini, terutama bagi ibu Anda jika dia berusia di atas 50 atau 60 tahun.

Ketika metabolisme tubuh dan massa tubuh tanpa lemak memulai proses degenerasinya, perawatan harus dilakukan untuk melawan efeknya.

Baca Juga: Tak Sengaja Menelan Alat Tes Swab Covid-19, Wanita Ini Terpaksa Menjalani Operasi

Jadi investasikan waktu Anda untuk mempelajari 5 masalah kesehatan umum yang akan dihadapi ibu Anda:

  • Menopause
    Menopause adalah ketika seorang wanita berhenti menstruasi atau mengalami menstruasi. Bagi kebanyakan wanita, biasanya dimulai antara usia 45 dan 55, tetapi juga dapat berkembang sebelum atau setelah rentang usia ini. Beberapa gejala menopause adalah hot flushes, keringat malam, konsentrasi yang buruk, kekeringan pada vagina, kecemasan, perubahan suasana hati, dll. Kehilangan kalsium setelah menopause dapat menyebabkan osteoporosis dan masalah kardiovaskular. 

    Oleh karena itu, membangun kebiasaan tidur yang baik dan banyak istirahat adalah suatu keharusan. Untuk membantu menjaga kekuatan tulang dan kepadatan tulang, dan mencegah osteoporosis, wanita harus makan makanan yang kaya Kalsium, Vitamin D dan Magnesium. Latihan pernapasan dan meditasi membantu merilekskan tubuh dan pikiran dan merupakan aspek penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan kerja yang sehat.
     
  • Tiroid 
    Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang mengatur tingkat metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung, otot, sistem pencernaan, otak dan struktur tulang kita. Fungsinya yang benar tergantung pada pasokan yodium yang baik dari makanan yaitu makanan dan suplemen. Kerusakan apa pun dalam hal ini dapat menyebabkan tubuh mengalami fluktuasi yang intens. Merasa lesu, mengalami resistensi penurunan berat badan dan rambut rontok adalah semua gejala tiroid. 
    Memasukkan makanan seperti telur, alpukat, beri, yoghurt, dan sayuran berdaun hijau lainnya dalam makanan sehari-hari membantu menurunkan stres dan mengatasi kekurangan mineral; akar penyebab ketidakseimbangan tiroid.

Baca Juga: Hasil Penelitian Menunjukkan Pengobatan Tradisional Tiongkok Efektif Dalam Mengobati Kasus Covid-19 Ringan

  • Diabetes
    Penderita diabetes tipe 2 umumnya mengandalkan obat hipoglikemik oral untuk menjaga kadar gula darah. Bukti menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat membantu mengontrol lonjakan gula dan membantu meningkatkan resistensi insulin yang pada akhirnya dapat mengurangi ketergantungan pada obat-obatan. Diet kaya biji-bijian, buah-buahan dan sayuran membantu dalam mengendalikan glukosa darah. Seiring dengan makanan seimbang, camilan tepat waktu adalah cara penting untuk mengatur gula darah pada wanita dengan diabetes. 
    Konsumsi lebih banyak makanan rumahan, periksa makanan, dan cobalah teh dan kopi tanpa pemanis. Kurangi garam dan gunakan lada hitam, dan gunakan bumbu dan rempah sebagai gantinya untuk menambah rasa ekstra pada makanan.
     
  • Tekanan darah
    Tekanan darah tinggi terjadi ketika darah mendorong dinding arteri. Hal ini dapat mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah, jantung, otak, dan organ lainnya. Wanita, terutama yang berusia di atas 35 tahun, dapat menderita penyakit ini karena hipertensi, stres, dan pola makan yang buruk.
     
  • Kanker Payudara
    Faktor risiko kanker payudara antara lain bertambahnya usia, riwayat keluarga, menopause dini setelah 55 tahun, obesitas, dll. Anjurkan ibu untuk memeriksakan diri secara teratur. Mammogram tahunan harus dimulai pada usia 40 di samping ini.

Tidak ada keraguan bahwa wanita lebih rentan terhadap penyakit dan penyakit tertentu daripada pria. Mayoritas wanita cenderung mengabaikan kesehatan mereka demi kesehatan keluarga mereka. Maka dari itu, kesehatan ibu harus diperhatikan sejak dini. 

PenulisR24/dev


Loading...

Loading...