Terdampak Pemekaran Kecmatan, Warga Kota Pekanbaru dapat Mengakses Sipenduduk Ubah Data Kependudukan

Rabu, 11 Mei 2022 | 09:46 WIB
Kadis Dukcapil Kota Pekanbaru Kadis Dukcapil Kota Pekanbaru

RIAU24.COM -  Banyak pemerkaran kecamatan di Kota Pekanbaru, membuat warga kota wajib mengubah data kependudukan. Warga yang terdampak pemekaran kecamatan telah bisa mengajukan permohonan perubahan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejak 11 April 2022. 

Warga dapat mengakses aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Kependudukan (Sipenduduk).

Baca Juga: Tingkatkan Ketahanan Pangan, Ini yang Dilakukan Firdaus- Ayat Dipenghunjung Baktinya

"Kami sudah mulai menerima permohonan warga untuk penyesuian nama kecamatan baru sejak 11 April lalu. Kami telah menyiapkan aplikasi Sipenduduk bagi warga untuk permohonan perubahan nama kecamatan," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru Irma Novrita, Selasa (10/5).

Sementara itu, instansi pelayanan publik seperti Samsat, SIM, BPJS, dan pendaftaran OSS di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sudah menyesuaikan dengan 15 kecamatan. Artinya, instansi-instansi itu sudah menyesuaikan dengan basis data Disdukcapil.

"Hanya saja, untuk instansi pelayanan publik yang masih manual, biasanya belum ada kerja sama dengan Dirjen Dukcapil. Instansi tersebut masih berpatokan pada 12 kecamatan (sebelum pemekaran)," sebut Irma.

Baca Juga: 2022 PPDB Tingkat SD Direncanakan Secara Online di Pekanbaru

Dari lima kecamatan yang merupakan hasil pemekaran permohonan perubahan data terbanyak berasal dari Kecamatan Tuah Madani dan Binawidya. Untuk diketahui nama kecamatan baru di Pekanbaru hasil pemekaran adalah Kecamatan Tuah Madani, Kecamatan Bina Widya, Kecamatan Kulim dan Kecamatan Rumbai Timur, serta Rumbai Barat. (Kominfo)

PenulisR24/ogas


Loading...
Loading...