Sirna Sudah Suara Oposisi dari PAN Ketika Zulkifli Hasan Jadi Menteri Jokowi

Jumat, 17 Juni 2022 | 08:11 WIB
Presiden RI Joko Widodo dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sumber: Internet Presiden RI Joko Widodo dan Ketum PAN Zulkifli Hasan. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengingatkan kepada kader-kader PAN untuk tidak lagi bersuara layaknya oposisi pemerintah setelah bergabungnya Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) ke dalam kabinet Joko Widodo.
 
Alasannya karena masuknya Zulhas di kabinet akan menguatkan posisi Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang digagas Golkar, PPP, dan PAN dikutip dari detik.com, Jumat, 17 Juni 2022.

Tak hanya itu, keberadaan para ketum KIB di kabinet setelah Zulhas masuk memperlihatkan bahwa mereka memiliki akses terhadap persoalan-persoalan pemerintahan.

Baca Juga: Cuma 3 Kader Ini yang Penuhi Kriteria Capres 2024 PDIP, Siapa?

Mereka, dapat menentukan langkah selanjutnya untuk KIB pada 2024.

"Sehingga, karena punya akses atau kesempatan yang sama untuk memahami itu, maka kemudian ketika menentukan langkah, ya katakanlah untuk KIB dalam menyusun common platform, platform bersama yang nanti akan kita sampaikan kepada capres dan cawapres yang kita akan putuskan, itu akan menjadi lebih mudah," kata Arsul.

Hubungan komunikasi yang baik dan solid juga terjalin dengan baik antara partai-partai yang ada di dalam pemerintahan meski beberapa kali mungkin mengalami beda sudut pandang.

Baca Juga: Gubernur Ini Masuk Usulan Bursa Capres PAN dari Sumatara-Sulawesi, Siapa?

Arsul pun meminta agar PAN mulai menyesuaikan diri dengan keadaan tersebut.

"Ya kan begini, selama ini koalisi pemerintahan itu, dalam arti paling tidak komunikasinya, itu kan baik, solid," sebutnya.

PenulisR24/azhar


Loading...

Loading...