Ketika Partai Politik Bukan Klub Sepak Bola

Sabtu, 18 Juni 2022 | 05:57 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Sumber: Internet Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengomentari masuknya nama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam bursa calon presiden (capres) 2024 Partai Nasdem.

Katanya, berpolitik itu membangun organisasi kepartaian dikutip dari okezone.com, Jumat, 18 Juni 2022.

"Karena partai politik bukan klub sepak bola. Bagi PDI Perjuangan, berpolitik itu membangun organisasi kepartaian," ujarnya.

Baca Juga: Cuma 3 Kader Ini yang Penuhi Kriteria Capres 2024 PDIP, Siapa?

Katanya, posisi Ganjar yang tetap tegak lurus dengan perintah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Untuk itu, ia menilai terkait capres dan cawapres dari PDIP hanya diputuskan oleh Megawati.

Fungsi kepartaian dalam tubuh PDIP sudah sesuai dengan undang-undang yakni kaderisasi kepemimpinan.

Oleh sebab itu, ia menegaskan kaderisasi pemimpin tetap menjadi tugas utama kepartaian.

Baca Juga: Gubernur Ini Masuk Usulan Bursa Capres PAN dari Sumatara-Sulawesi, Siapa?

"Kaderisasi kepemimpinan partai itu merupakan fungsi yang sistemik, yang seharusnya dilakukan oleh partai," sebutnya.

"Maka hal tersebut yang seharusnya dilakukan oleh partai politik. Maka, kesadaran sebagai kader partai yang telah dilakukan oleh Pak Ganjar itu adalah satu jawaban yang sangat tegas," ujarnya.

Untuk diketahui, nama Ganjar Pranowo yang masuk bursa calon presiden (capres) Partai Nasdem. Ganjar ikut masuk bursa pencapresan Nasdem bersamaan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa.

 

PenulisR24/azhar


Loading...

Loading...